Bupati Supiori Minta Generasi Muda Proaktif Promosi Wisata

  • 02 Okt 2025 21:46 WIB
  •  Biak

KBRN, Biak : Pelatihan pembuatan konten digital promosi pariwisata, yang diselenggarakan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Supiori, dengan melibatkan 60 peserta pemuda dan pelajar tingkat SMA/SMK perwakilan 19 Kampung wisata, ditutup secara resmi oleh Bupati Kabupaten Supiori Heronimus Mansoben didampingi Wakil Bupati Hasan Nunsi,Kamis (2/10/2025). Kegiatan tersebut telah berlangsung tiga hari dipusatkan Gedung Kesenian Supiori.

Bupati Heronimus Mansoben dalam sambutannya mengatakan pelatihan ini merupakan cara efektif untuk mengembangkan destinasi wisata, sejalan dengan visi misi Bupati dan Wakil Bupati yaitu ingin memperkenalkan potensi wisata kepada dunia luas, agar tingkat kunjungan wisatawan meningkat sekaligus  mendatangkan PAD.

Dikatakan, di era digital ini, promosi pariwisata lokal secara kreatif dan adaptif sangat penting, dalam menampilkan berbagai konten pariwisata yang unik dan menginspirasi serta membangun citra positif, sehingga mampu menarik pengunjung lebih banyak lagi.

Bupati Heronimus Mansoben berharap, melalui pelatihan ini, pelaku pariwisata mampu membuat konten kreatif melalui media soasial dan strategi digital lainnya guna menarik minat wisatawan berkunjung ke destinasi wisata di Kabupaten Supiori.

“Kalau kita sebut nama Kabupaten Supiori di pulau jawa, sebagian besar masyarakat belum mengetahui tentang supiori, namun melalui kegiatan pelatihan konten promosi wisata ini, pasti orang tau dan  banyak berkunjung ke supiori, berharap peserta pelatihan bisa mengaplikasikan ilmu yang suda di dapat, ujar Bupati Supiori Heronimus Mansoben.

Foto bersama peserta. 

Menurut Bupati Heronimus Mansoben pemerintah daerah mulai gencar membangun fasilitas di sejumlah destinasi wisata prioritas seperti, selat sorendiweri dengan area wisata hutan mangrove, air terjun di kampung syurdori dan sawendi, wisata religi di maudori, rumput laut di kepulauan aruri dan sejumlah destinasi lainnya yang tidak kala menarik dengan destinasi di kabupaten kota lainnya.

Kebijakan tersebut ditempuh, selain untuk meningkatkan sumber pendapatan asli daerah, juga mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan ketahanan sosial melalui sektor pariwisata.

“Ini salah satu dukungan adik- adik kepada pemerintah daerah untuk mempromosikan sektor pariwisata kita dan ini juga berdampak positif mendatangkan PAD, dan saya pesan kepada dinas pariwisata untuk terus mendampingi adik – adik kedepan nanti,” ujarnya 

Bupati. 

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Supiori, Dr. Rafles Ngilamele mengatakan, pelatihan ini dimaksudkan untuk  mempersiapkan pelaku wisata agar dapat mengolah potensi local menjadi konten yang tidak hanya kren, namun mampu menggerarakkan dan membangkitkan rasa penasaran wisatawan untuk datang dan merasakan keindahan serta keramahan Kabupaten Supiori.

Selain itu, pelaku wisata dipersiapakan untuk menghadapi lomba desa wisata nasional yang akan dilaksanakan pada 2026 mendatang.

“Dengan konsep ini kita berharap di kampung – kampung ada pemuda- pemudi dan pelajar yang mampu membuat konten digital, karena itu merupakan indicator penilaian pada lomba desa wisata nanti di 2026, dan kita berharap kedepan lebih banyak lagi konten wisata yang adik – adik buat,” pungkas Rafles Ngilamele

Kadis Pariwisata. 

Diharapkan kepada peserta pelatihan, agar sekembalinya di kampung  masing – masing, dapat mengaplikasikan ilmu yang telah diperoleh selama tiga hari, sehingga terjadi peningkatan  pengetahuan dan ketrampilan dalam membuat konten digital promosi wisata yang dapat mermanfaat bagi diri sendiri terutama kemajuan pembangunan di Kabupaten Supiori khususnya sektor pariwisata.

Rekomendasi Berita