Mahasiswa UI Ciptakan Kacamata RunSight Bantu Tunanetra Berlari
- 12 Mar 2026 05:16 WIB
- Bogor
RRI.CO.ID, Bogor - Empat mahasiswa dari Universitas Indonesia menghadirkan inovasi teknologi bernama RunSight, sebuah kacamata pintar yang dirancang untuk membantu penyandang gangguan penglihatan tetap dapat berlari dengan aman. Inovasi ini lahir dari kepedulian mereka terhadap teman yang mengalami gangguan penglihatan sehingga kesulitan melakukan aktivitas olahraga secara mandiri.
RunSight merupakan kacamata pintar yang memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI). Perangkat ini dirancang untuk memberikan panduan suara secara langsung kepada pengguna saat berlari. Dengan sistem tersebut, pengguna dapat mengetahui kondisi di sekitarnya dan menghindari rintangan yang mungkin berada di jalur lari mereka.
Teknologi ini dikembangkan oleh Tim Labmino dari Universitas Indonesia sebagai solusi inklusif dalam dunia olahraga. Melalui panduan audio yang disampaikan secara real-time, kacamata ini membantu pengguna mengenali arah dan hambatan di sekitar mereka sehingga aktivitas berlari dapat dilakukan dengan lebih aman dan percaya diri.
Inovasi RunSight juga mendapat pengakuan dalam ajang Samsung Solve for Tomorrow Indonesia 2025. Dalam kompetisi tersebut, karya Tim Labmino berhasil menjadi salah satu solusi teknologi yang menonjol karena memadukan kecanggihan AI dengan pendekatan empati terhadap kebutuhan penyandang disabilitas.
Prestasi tersebut tidak berhenti di tingkat nasional. Setelah melewati proses seleksi regional dan global, Tim Labmino berhasil masuk dalam jajaran sepuluh tim terbaik dunia dan terpilih sebagai SFT Global Ambassador. Pencapaian ini sekaligus membawa karya anak bangsa tampil di panggung internasional sebagai contoh inovasi berbasis kebutuhan masyarakat.
Keberhasilan RunSight menunjukkan bahwa inovasi teknologi tidak selalu harus berangkat dari konsep yang rumit. Ide sederhana yang muncul dari pengalaman sehari-hari dan kepedulian terhadap sesama justru dapat melahirkan solusi yang berdampak besar bagi kelompok yang selama ini kurang terlayani oleh perkembangan teknologi.
Kisah Tim Labmino menjadi inspirasi bagi generasi muda Indonesia untuk terus berinovasi dengan pendekatan yang relevan dan inklusif. Dengan memadukan teknologi, empati, dan kreativitas, inovasi seperti RunSight diharapkan dapat membuka akses yang lebih luas bagi masyarakat serta membawa karya anak bangsa dikenal di tingkat dunia.