Tips Posisi Tidur yang Baik untuk Kesehatan

  • 11 Mar 2026 22:00 WIB
  •  Bogor

RRI.CO.ID, Bogor – Posisi tidur ternyata bukan hanya soal kenyamanan, tetapi juga dapat memengaruhi kondisi kesehatan tubuh. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa posisi tubuh saat tidur bisa memengaruhi aliran darah, posisi organ, hingga naiknya asam lambung.

Hal tersebut terjadi karena tubuh manusia tidak sepenuhnya simetris. Posisi organ seperti jantung, lambung, hati, dan pembuluh darah besar memiliki letak yang berbeda antara sisi kiri dan kanan tubuh.

Selain itu, faktor gravitasi saat tubuh berada dalam satu posisi selama berjam-jam juga berpengaruh terhadap distribusi cairan tubuh, aliran darah, serta sistem pencernaan. Karena itu, posisi tidur tertentu dapat memberikan manfaat yang berbeda bagi setiap orang.

Bagi penderita asam lambung atau Gastroesophageal Reflux Disease (GERD), tidur dengan posisi miring ke kiri sering direkomendasikan. Posisi ini dinilai dapat membantu mengurangi naiknya asam lambung ke kerongkongan sehingga gejala refluks dapat berkurang.

Sebuah studi yang dipublikasikan dalam The Role of Body Position and Gravity in the Symptoms and Treatment of Various Medical Diseases menunjukkan bahwa tidur miring ke kiri membuat waktu paparan asam di kerongkongan lebih rendah. Selain itu, asam lambung juga lebih cepat dibersihkan, sekitar 35 detik dibandingkan posisi miring ke kanan yang bisa mencapai sekitar 90 detik.

Namun, tidur miring ke kanan juga memiliki manfaat tersendiri. Beberapa penelitian menyebutkan posisi ini dapat memberikan dampak positif bagi fungsi jantung pada kondisi tertentu.

Selain itu, bagi orang yang sering mendengkur atau memiliki gangguan sleep apnea, tidur dengan posisi miring juga lebih disarankan. Posisi ini membantu menjaga saluran napas tetap terbuka dibandingkan posisi telentang yang berpotensi mempersempit jalan napas.

Menariknya, beberapa studi juga menemukan bahwa posisi tidur miring dapat membantu sistem pembersihan alami otak bekerja lebih optimal. Sistem ini berperan dalam membersihkan zat sisa metabolisme yang menumpuk selama aktivitas otak.

Meski begitu, tidak semua kondisi kesehatan cocok dengan posisi tidur yang sama. Pada beberapa penyakit mata seperti glaukoma, posisi telentang dengan kepala sedikit ditinggikan justru dapat membantu menjaga tekanan pada mata tetap stabil.

Oleh karena itu, tidak ada satu pun posisi tidur yang paling benar untuk semua orang. Posisi tidur yang paling sehat adalah yang sesuai dengan kondisi tubuh dan kebutuhan kesehatan masing-masing individu.

Rekomendasi Berita