Asal Usul Dim Sum, Kuliner Tiongkok yang Populer di Indonesia
- 15 Feb 2026 19:22 WIB
- Bone
RRI.CO.ID, Bone - Peminat kuliner luar negeri di Indonesia, terutama anak muda, menunjukkan peningkatan tren. Tren ini dipicu oleh keinginan untuk mencoba pengalaman baru, pengaruh media sosial, dan kemudahan akses ke street food internasional serta restoran otentik.
Masakan asal Thailand, Italia, Jepang, Korea, Meksiko, termasuk Tiongkok berada dalam jajaran menu yang diburu oleh masyarakat. Salah satu kuliner asal Tiongkok, dimsum, juga tak luput dari perhatian pecinta kuliner.
Dari National Geografic disebutkan, dim sum merupakan kudapan utama penduduk Tiongkok di wilayah selatan, termasuk Hong Kong yang didominasi oleh orang-orang Kanton. Maka, tidak heran jika mereka disebut-sebut sebagai pencetus lahirnya dim sum.
Dilansir dari Kompas Travel, Aji Bromokusumo, penulis buku Peranakan Tionghoa dalam Kuliner Nusantara, mengatakan bahwa orang-orang Kanton yang banyak menghuni wilayah Guangdong punya kebiasaan menyeruput teh hijau di pagi hari dibarengi dengan beberapa camilan. Awalnya, keberadaan teh lebih utama dibanding dim sum. Mereka bahkan menyebut kebiasaan di pagi hari itu dengan "yam cha" (menyeruput teh).
Namun, seiring berjalannya waktu, dim sum malah jauh lebih populer. Aji mengatakan, hal ini dipengaruhi oleh faktor pelafalan “dim sum” yang lebih mudah diucapkan orang-orang Inggris.
Seperti yang diketahui, wilayah Hong Kong memang pernah menjadi koloni Inggris sebelum dikembalikan ke Tiongkok pada 1997. “Dim sum merupakan pelafalan orang-orang Kanton terhadap dianxin (baca: tien sin).
Maknanya berarti 'sedikit menyentuh di hati',” papar Aji. Dalam bahasa Mandarin, dianxin secara harfiah juga berarti kudapan.