Congklak Ala Anak Kampung tanpa Papan kayu

  • 27 Feb 2026 10:25 WIB
  •  Bovendigoel

RRI.CO.ID, Boven Digoel - Permainan congklak mungkin sudah tak asing bagi banyak orang. Biasanya dimainkan dengan papan kayu dan biji-bijian, namun ada versi yang jauh lebih sederhana dan tetap seru"congklak di lantai semen". Tidak perlu alat lengkap, cukup kapur dan batu kecil, permainan ini tetap membawa keceriaan yang tak kalah seru.

Anak-anak di kampung-kampung seringkali menggambar pola congklak di lantai semen menggunakan kapur putih. Kemudian, mereka memanfaatkan batu-batu kecil yang ditemukan di sekitar lingkungan sebagai pengganti biji permainan. Dengan kesederhanaan alat dan tempat, permainan ini justru memunculkan keasyikan yang alami.

Anak-anak duduk berhadapan dan mulai bermain dengan cara bergiliran memindahkan batu dari satu lubang ke lubang lainnya sambil menghitung setiap langkah. Meskipun sederhana, permainan ini mengajarkan anak untuk berhitung dengan teliti dan menyusun strategi dalam setiap langkahnya. Tanpa sadar, mereka sedang belajar matematika dan keterampilan kognitif penting dengan cara yang menyenangkan.

Selain berhitung, permainan congklak ini juga mengasah ketangkasan dan kecepatan berpikir. Anak-anak harus cepat dan cermat dalam menentukan langkah agar tidak tertinggal oleh lawannya. Ketika kalah, mereka belajar tentang sportivitas dan menerima kekalahan dengan sikap yang baik. Dan ketika menang, mereka merayakan kemenangan dengan penuh kebahagiaan.

Lebih dari sekadar hiburan, congklak di lantai semen memberikan ruang untuk interaksi sosial yang hangat. Tanpa gangguan dari gawai atau televisi, anak-anak bisa bermain bersama, mengasah kemampuan sosial, dan belajar bekerja sama. Suasana bermain menjadi lebih akrab, penuh tawa, dan mempererat hubungan antar teman.

Congklak tanpa alat lengkap membuktikan bahwa keseruan bisa hadir meski hanya dengan bahan-bahan yang ada di sekitar. Hanya bermodalkan kapur, batu, dan lantai semen, anak-anak bisa menikmati permainan yang mendidik, menyenangkan, dan memperkenalkan mereka pada nilai-nilai budaya tradisional.

Manfaat dari congklak

  • Melatih Berhitung dan Keterampilan Kognitif: Anak belajar menghitung dan menyusun strategi dalam setiap langkah permainan.

  • Mengasah Ketangkasan dan Kecepatan Berpikir: Permainan ini memacu anak untuk berpikir cepat dan cermat dalam memilih langkah.

  • Meningkatkan Interaksi Sosial: Bermain bersama teman tanpa gangguan teknologi mempererat hubungan sosial anak.

  • Mengajarkan Sportivitas: Kemenangan dan kekalahan dalam permainan menjadi pelajaran berharga tentang bagaimana menerima hasil dengan lapang dada.

Congklak di lantai semen mungkin sederhana, tapi keseruan dan manfaatnya tetap tak ternilai. Sebuah permainan yang mengingatkan kita bahwa kebahagiaan dan pembelajaran bisa datang dari hal-hal yang paling sederhana.

Rekomendasi Berita