Nakes Yaniruma Minta Sistem Evakuasi dan Pos Keamanan Permanen di Danowage

  • 11 Mar 2026 09:28 WIB
  •  Bovendigoel

RRI.CO.ID, Boven Digoel – Tenaga kesehatan dari Distrik Yaniruma kembali menyampaikan kekhawatiran terkait keamanan dan keselamatan saat bertugas di wilayah terpencil. Hal tersebut disampaikan oleh salah seorang tenaga kesehatan, Melkior, dalam pertemuan bersama pemerintah daerah.

Ia menekankan pentingnya dukungan pemerintah, dalam menjamin keselamatan petugas kesehatan ketika terjadi insiden keamanan. Menurutnya, perlu ada sistem evakuasi cepat agar tenaga kesehatan dapat segera dipindahkan saat situasi darurat.

Melkior menjelaskan, dalam kejadian sebelumnya proses evakuasi berlangsung cukup lama. Para tenaga kesehatan harus menunggu transportasi, sambil mencari bahan bakar dan sarana pendukung lainnya.

“Kalau terjadi musibah seperti itu, paling tidak ada upaya evakuasi segera. Misalnya ada pesawat yang bisa langsung datang menjemput kami keluar dari wilayah itu,” ujarnya, Minggu 8 Maret 2026.

Selain evakuasi, ia juga menyoroti pentingnya jaminan keamanan sebelum tenaga kesehatan kembali bertugas. Menurutnya, para tenaga kesehatan sepakat bahwa keselamatan menjadi prioritas utama dalam menjalankan pelayanan.

Para tenaga kesehatan di Puskesmas Yaniruma menyepakati, pelayanan tidak dapat dilakukan, jika belum ada aparat keamanan yang bertugas di wilayah tersebut. Hal ini dilakukan untuk menghindari risiko bagi tenaga kesehatan maupun masyarakat.

Melkior juga meminta adanya pos keamanan permanen di wilayah Danowage, yang dinilai strategis sebagai akses masuk ke beberapa kampung. Pos tersebut diharapkan dijaga secara tetap oleh aparat keamanan.

Ia menilai keberadaan pos keamanan permanen, akan memberikan rasa aman bagi tenaga kesehatan dan para guru yang bertugas di distrik tersebut. Dengan kondisi yang aman, pelayanan kesehatan di wilayah Boven Digoel dapat kembali berjalan normal.

Rekomendasi Berita