Mengenal Ronggeng Gunung, Tarian Tradisional Jawa Barat
- 04 Mar 2026 15:42 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta - Tarian Ronggeng Gunung merupakan salah satu kesenian tradisional yang berasal dari wilayah Ciamis dan Pangandaran, Jawa Barat. Kesenian ini menjadi bagian dari budaya masyarakat Sunda yang telah diwariskan secara turun-temurun.
Ronggeng Gunung dikenal sebagai seni pertunjukan rakyat yang memadukan tari, musik, dan nyanyian. Seorang penari perempuan biasanya menjadi pusat pertunjukan, diiringi alunan gamelan serta tembang atau kawih khas Sunda.
Secara historis, kesenian ini diyakini telah berkembang sejak masa kerajaan di wilayah Galuh. Ada pula cerita rakyat tentang kisah putri kerajaan yang diliputi kesedihan, sehingga tarian ini sarat nuansa emosional dan makna simbolik.
Berbeda dengan beberapa tarian tradisional lain, Ronggeng Gunung bersifat interaktif. Penonton kerap diajak ikut menari membentuk lingkaran bersama penari utama, menciptakan suasana kebersamaan yang hangat dan meriah.
Dalam praktiknya, Ronggeng Gunung sering ditampilkan pada acara adat seperti pesta panen, pernikahan, khitanan, hingga penyambutan tamu penting. Tarian ini tidak sekadar hiburan, tetapi juga menjadi simbol solidaritas dan gotong royong dalam kehidupan masyarakat.
Gerakannya cenderung sederhana namun penuh ekspresi. Iringan musik yang ritmis berpadu dengan lantunan lagu tradisional yang khas, menjadi pembeda dari jenis ronggeng lainnya di Jawa Barat.
Meski sempat mengalami penurunan popularitas, Ronggeng Gunung masih dijaga oleh komunitas seni lokal. Kini, kesenian ini kerap dihadirkan kembali dalam festival budaya dan agenda pariwisata sebagai upaya pelestarian warisan tradisi Sunda