Inilah Berbagai Penyebab Terjadi Sendawa
- 09 Mar 2026 15:01 WIB
- Bukittinggi
RRI.CO.ID, Bukittinggi - Sendawa merupakan proses alami tubuh untuk mengeluarkan udara berlebih dari saluran pencernaan melalui mulut. Kondisi ini umumnya terjadi setelah makan atau minum dan biasanya tidak berbahaya.
Namun, jika sendawa terjadi terlalu sering, hal tersebut bisa menjadi tanda adanya gangguan pada sistem pencernaan atau kebiasaan tertentu yang memicunya. Dikutip dari alodokter berikut ini adalah beberapa penyebab sendawa yang paling sering terjadi:
1. Menelan udara (aerophagia)
Menelan udara, baik secara sengaja maupun tidak, disebut aerophagia. Udara yang masuk ke saluran pencernaan mengandung gas nitrogen dan oksigen. Kedua gas ini akan didorong ke atas oleh lambung menuju kerongkongan dan keluar dari mulut dalam bentuk sendawa.
Gas dalam saluran pencernaan umumnya terbentuk dari proses pencernaan makanan atau ketika ada udara yang tertelan melalui mulut. Udara dapat masuk ke tubuh jika Anda berbicara sambil makan, mengunyah permen karet, mengisap permen, makan terlalu cepat, atau merokok.
2. Mengonsumsi makanan atau minuman tertentu
Sendawa dapat disebabkan oleh konsumsi makanan atau minuman tertentu, seperti brokoli, kol, bawang merah, kacang-kacangan, pisang, biji-bijian utuh, kismis, dan minuman berkarbonasi atau soda.
Selain itu, minuman beralkohol serta makanan tinggi gula, tepung, dan serat juga dapat menyebabkan sendawa berlebih.
3. Mengonsumsi obat-obatan tertentu
Selain menelan udara dan konsumsi makanan atau minuman tertentu, beberapa obat-obatan juga diketahui dapat menyebabkan sendawa. Obat-obatan ini termasuk obat diabetes tipe 2, obat pencahar, dan obat pereda nyeri.
Bahkan, konsumsi obat pereda nyeri secara berlebihan dapat menyebabkan gastritis, yang merupakan salah satu kondisi yang memicu terjadinya sendawa
4. Merasa stres dan cemas
Saat mengalami stres atau cemas berlebih, secara tidak sadar Anda akan bernapas lebih cepat sehingga udara yang masuk ke dalam tubuh pun menjadi lebih banyak. Kondisi ini disebut hiperventilasi dan dapat memicu sendawa. (AKW/YPA)