Penyebab Terjadinya Sakit Ulu Hati
- 09 Mar 2026 15:28 WIB
- Bukittinggi
RRI.CO.ID, Bukittinggi - Sakit ulu hati merupakan salah satu keluhan yang cukup sering dialami oleh banyak orang. Rasa nyeri atau tidak nyaman di bagian atas perut ini bisa muncul secara tiba-tiba maupun berlangsung dalam waktu tertentu.
Kondisi tersebut dapat disebabkan oleh berbagai faktor, mulai dari pola makan yang kurang tepat hingga gangguan pada sistem pencernaan. Dikutip dari alodokter berikut ini adalah sejumlah penyakit yang bisa mengganggu organ tersebut dan menyebabkan sakit ulu hati:
1. Tukak lambung
Tukak lambung adalah luka pada lapisan dinding lambung atau sebagian usus kecil. Kondisi ini terjadi ketika zat asam dalam saluran pencernaan merusak permukaan dalam lambung atau usus kecil. Ketika zat asam membuat luka pada lambung atau usus kecil, hal itu dapat menyebabkan sakit ulu hati yang terasa perih, cepat kenyang, kembung, serta mual.
Selain karena asam dalam saluran pencernaan, tukak lambung juga dapat disebabkan oleh infeksi bakteri H. pylori dan penggunaan obat-obatan, seperti nonsteroidal anti-inflammatory drugs (NSAID), kortikosteroid, antikoagulan, dan selective serotonin reuptake inhibitor (SSRI).
2. Sindrom iritasi usus besar
Selain menyebabkan sakit ulu hati, kondisi yang menyerang usus besar ini juga bisa menyebabkan kram, perut kembung, perubahan feses, dan perubahan frekuensi buang air besar. Sindrom iritasi usus besar (irritable bowel syndrome) diduga terjadi ketika otot pada dinding usus bergerak lebih kuat dan lebih lama selama proses perpindahan makanan dalam saluran pencernaan. Selain itu, ada beberapa faktor lain yang diduga berperan dalam memicu terjadinya sindrom iritasi usus besar, seperti kelainan pada saraf di sistem pencernaan, infeksi bakteri atau virus, stres, atau perubahan komposisi bakteri baik dalam usus.
3. Pankreatitis
Ketika enzim pencernaan merusak pankreas, yaitu organ yang berperan penting dalam proses pencernaan dan mengatur kadar gula darah, hal ini dapat menyebabkan sakit ulu hati. Kondisi yang dikenal dengan pankreatitis ini biasanya disebabkan oleh penyumbatan batu empedu dan konsumsi minuman beralkohol yang berlebihan.
Sakit ulu hati akibat pankreatitis dapat memburuk setelah makan dan menjalar hingga ke punggung. Rasa sakit tersebut mungkin disertai dengan gejala berupa mual, muntah, atau jantung berdebar.
4. Penyakit kantong empedu
Kantong empedu adalah kantong kecil yang berada di bawah organ hati. Kantong ini berfungsi untuk menyimpan cairan yang membantu tubuh mencerna lemak atau disebut dengan cairan empedu.
Jika kantong empedu bermasalah, Anda akan merasakan sakit ulu hati yang konstan dan terkadang disertai dengan demam, mual, muntah, tubuh gemetar, dan perubahan warna pada tinja. Beberapa jenis penyakit empedu yang perlu diwaspadai adalah radang dan infeksi empedu, batu empedu, serta kanker empedu.
5. Preeklamsia
Preeklamsia merupakan komplikasi kehamilan yang ditandai dengan tekanan darah tinggi pada ibu hamil, adanya protein pada urine, serta pembengkakan pada kaki dan tangan. Kondisi ini bisa menyebabkan sakit ulu hati bahkan merusak organ tubuh, terutama hati dan ginjal. Sakit di ulu hati akibat preeklamsia yang parah akan terasa sangat hebat atau disertai dengan muntah.
6. Kanker lambung
Sakit ulu hati juga bisa disebabkan oleh kanker lambung. Kondisi ini terjadi ketika terjadi pertumbuhan sel lambung yang tidak normal dan tidak terkendali akibat mutasi atau perubahan genetik pada sel lambung.
Seseorang dapat berisiko lebih tinggi mengalami kanker lambung jika memiliki riwayat infeksi bakteri H. pylori di lambung, gastritis, dan anemia pernisiosa, yaitu anemia yang dipicu oleh kekurangan vitamin B12. (AKW/YPA)