Bolehkah Donor Darah saat Puasa? Ini Penjelasannya
- 11 Mar 2026 14:18 WIB
- Bukittinggi
RRI.CO.ID , Bukittinggi - Sering jadi pertanyaan, apalah boleh donor darah saat berpuasa? tentunya pertanyaan ini sering kita dengar. Disaat berpuasa tubuh akan terasa letih, kurang cairan, bahkan pusing . Sebenarnya apakah diperbolehkan?.
Saat puasa, tubuh tidak mendapat asupan cairan selama lebih dari 12 jam. Karena itu, muncul kekhawatiran bahwa donor darah saat puasa bisa membuat tubuh semakin lemah atau berisiko dehidrasi. Lalu, apakah donor darah saat puasa boleh dilakukan?
Donor Darah Saat Puasa dan Penjelasannya
Donor darah saat puasa pada dasarnya aman dilakukan oleh orang yang sehat. Tubuh akan mengganti volume darah yang diambil secara bertahap dalam beberapa hari. Selama kondisi fisik baik dan syarat medis terpenuhi, Anda tetap bisa berdonor tanpa mengganggu ibadah puasa.
Beberapa syarat umum yang perlu dipenuhi antara lain:
Berat badan minimal 50 kg
Kadar hemoglobin mencukupi, yaitu minimal 12,5 g/dL untuk wanita dan 13,0 g/dL untuk pria
Tekanan darah dan denyut nadi dalam batas normal
Tidak sedang sakit, kurang tidur, atau kelelahan berat
Bila Anda memiliki penyakit kronis, seperti diabetes, penyakit jantung, atau gangguan darah, sebaiknya pertimbangkan kondisi Anda secara menyeluruh sebelum memutuskan donor darah saat puasa. Perlu dipahami, saat berpuasa tubuh memang lebih rentan mengalami kekurangan cairan.
Jika donor dilakukan dalam kondisi belum cukup minum atau tubuh sedang tidak fit, risiko pusing, lemas, atau penurunan tekanan darah bisa meningkat. Namun, dengan pemilihan waktu yang tepat dan persiapan yang baik, donor darah saat puasa tetap dapat dilakukan dengan aman dan nyaman. (TW/YPA)