Jaringan Internet Wi-Fi Tetap Menyala saat Nyepi

  • 02 Mar 2026 12:24 WIB
  •  Denpasar

RRI.CO.ID, Denpasar – Jaringan internet tanpa kabel (Wi-Fi) pada Hari Suci Nyepi Tahun Caka 1948 tetap tersambung. Demikian pula, jaringan Wi-Fi yang ada di rumah tangga dapat diakses secara normal oleh pelanggan.

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfos) Kota Denpasar, Gde Wirakusuma, S.Sos., dikonfirmasi RRI, Senin, 2 Maret 2026, menjelaskan bahwa jaringan internet tanpa kabel tetap menyala, terutama di objek vital seperti rumah sakit, kantor kepolisian, dan tempat-tempat tertentu yang membutuhkan akses internet. Selain objek vital, jaringan Wi-Fi di rumah warga juga masih tersambung.

“Kenapa internet masih berjalan? Karena ada beberapa sektor yang tetap menjalankan kegiatannya, yang didukung oleh internet, seperti rumah sakit, kepolisian, dan tempat tertentu yang harus didukung oleh internet,” jelasnya.

Wirakusuma mengatakan, meskipun Wi-Fi tersambung, paket data di ponsel milik pribadi akan diputus. Kegiatan ini merupakan upaya untuk mengajak seluruh umat Hindu di Bali lebih khusyuk menjalankan Hari Suci Nyepi, terutama dalam melaksanakan Catur Brata Penyepian.

“Kebijakan ini diharapkan agar umat lebih khusuk menjalankan Catur Brata Penyepian, menjalankan tapa brata dengan Amati Geni, Amati Karya, Amati Lelungan, dan Amati Lelanguan,” jelasnya.

Ia juga mengajak umat Hindu agar melaksanakan Brata Penyepian dengan lebih khusuk, terlebih karena Nyepi adalah kearifan lokal Bali dan tidak semua daerah dapat menerapkannya. Ia menambahkan, pada saat Nyepi, hal ini juga memberikan kesempatan bagi bumi untuk 'bernafas' selama satu hari.

Ia berharap masyarakat, khususnya umat Hindu, dapat menghentikan sejenak seluruh aktivitas dalam satu hari, termasuk aktivitas di dunia digital. Momentum ini diharapkan menjadi langkah untuk melakukan introspeksi diri atau mulat sarira, merenungkan apa yang telah dilakukan pada tahun sebelumnya dan merencanakan apa yang akan dilakukan pada tahun yang baru.

“Mari kita berhenti sejenak dan merenung untuk membuat resolusi tahun ke depan. Inilah yang menjadi dasar mengapa internet pribadi dalam paket data dimatikan. Ini yang membedakan antara kepentingan umum dan kepentingan pribadi,” ujarnya.

Sementara itu, televisi dan radio juga tidak diperkenankan bersiaran untuk mendukung pelaksanaan Brata Penyepian. “Ini bersifat imbauan untuk mengajak warga kita, khususnya umat Hindu, kembali ke jati diri dalam melaksanakan rangkaian Brata Penyepian. Wi-Fi yang tetap hidup agar digunakan secara bijak jika ada keperluan mendesak. Kepada umat Hindu diharapkan lebih khusuk melaksanakan Brata Penyepian,” jelasnya.

Selain itu, jaringan operator seluler dan IPTV dipastikan akan mati selama 24 jam mulai 19 Maret pukul 06.00 WITA hingga 20 Maret 2026 pukul 06.00 WITA.

Rekomendasi Berita