D'TIK Fest 2026 Libatkan 35 Stand TIK dan Layanan Publik Keliling
- 26 Feb 2026 21:00 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID, Denpasar – Denpasar Teknologi Informasi dan Komunikasi (D'TIK) Festival 2026 tak hanya menghadirkan pameran inovasi digital, tetapi juga menggandeng lintas perangkat daerah dengan puluhan agenda pendukung yang menyasar ekonomi kreatif, ketahanan pangan, ketenagakerjaan, hingga pelestarian budaya.
Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Kota Denpasar, I Gde Wirakusuma Wahyudi, mengatakan D'TIK Festival 2026 dibalut spirit Vasudhaiva Kutumbakam yang menekankan semangat kolaborasi dan persaudaraan.
Menurutnya, sejumlah perangkat daerah turut menghadirkan kegiatan tematik. Dinas Koperasi dan UMKM menggelar acara SENJA berupa pameran UMKM yang diramaikan lomba dan workshop kreatif.
Dinas Perindustrian dan Perdagangan menghadirkan Gema Tridatu dengan pameran produk Industri Kecil Menengah (IKM). “Adapula Bazar Pangan sebagai upaya menjaga kestabilan harga pangan serta Lomba Ikan Mas Koki Bali untuk pelestarian trah asli Bali yang digelar Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan,” ujar Wirakusuma, Kamis 26 Februari 2026.
Dinas Pertanian juga membuka layanan vaksinasi, pemeriksaan, dan kastrasi hewan peliharaan. Sementara itu, Dinas Tenaga Kerja menghadirkan Bursa Kerja dan layanan Sertifikat Kompetensi dengan ribuan lowongan dari ratusan perusahaan guna menekan angka pengangguran.
Rangkaian festival kian semarak dengan Parade Ngelawar dan Apresiasi Budaya HUT ke-238 Kota Denpasar oleh Dinas Kebudayaan. Pada hari terakhir, Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga menggelar fun walk dengan hadiah dan doorprize.
Sebagai penyelenggara utama, Dinas Kominfos menghadirkan 35 stand pameran Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) yang menampilkan inovasi dari perangkat daerah, akademisi, startup, komunitas, dan asosiasi. Pameran ini menjadi ruang promosi sekaligus edukasi layanan publik berbasis teknologi dan transformasi digital daerah.
Sejumlah komunitas yang terlibat antara lain Brown Bag Films Bali, Balinimation, Mafindo Wilayah Bali, Baliola, Koding Akademi, Palm Studio, Gumi Production, Wasana/Pesona Plastik, serta Asosiasi Profesional IT (APIT) Bali. Selaras tema Greener Tomorrow, berbagai lomba edukatif difokuskan pada isu lingkungan dan literasi digital, seperti lomba video drone, lomba video pengelolaan sampah tingkat desa/kelurahan, lomba video berbasis Artificial Intelligence (AI), e-sport, dan lomba menyanyi anak.
Selain itu, D'TIK Fest 2026 juga menghadirkan layanan mobil keliling untuk mendekatkan pelayanan publik kepada masyarakat, meliputi Mobil Samsat, Mobil Perpustakaan Keliling, Mobil Pelayanan Pajak, Mobil SIM Keliling, Mobil BNN, serta Mobil Layanan Kas Keliling Bank Indonesia.
“Melalui D'TIK Festival 2026, Kota Denpasar kembali menegaskan posisinya sebagai kota cerdas yang tidak hanya berorientasi pada transformasi digital, tetapi juga berkomitmen terhadap kelestarian lingkungan dan masa depan generasi mendatang,” ujar Wirakusuma.
Sebagai implementasi konsep ramah lingkungan, area festival juga dilengkapi penataan waste station dan sistem pengelolaan sampah terintegrasi.