Ritual Mbela Menjadi Simbol Kedewasaan Masyarakat Adat Mbay
- 21 Feb 2026 00:09 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Ende - Ritual Mbela menjadi simbol kedewasaan sosial masyarakat adat Mbay sekaligus simbol tanggung jawab generasi muda menjaga nilai budaya. Tradisi ini dibahas dalam program Bincang Budaya Pro 1 RRI Ende bersama Pemerhati Budaya Mbay Muhammad Amin Daeng Matiro.
Ia menjelaskan ritual Mbela bukan sekadar tradisi fisik, melainkan proses pengakuan sosial masyarakat terhadap kesiapan pemuda menjalani peran. “Mbela adalah simbol pengorbanan, keberanian, dan penerimaan tanggung jawab sosial dalam komunitas adat,” ujar Amin keoada RRI Sabtu, 14 Februari 2026.
Menurutnya, masyarakat adat menilai seseorang dewasa bukan hanya berdasarkan usia, tetapi kesiapan mental, fisik, serta sosial. Karena itu ritual Mbela dilaksanakan mengikuti kalender adat sebagai bagian dari rangkaian perayaan budaya tahunan masyarakat.
Ia menambahkan darah dalam ritual tidak dimaknai kekerasan, melainkan simbol kejujuran, pengorbanan, serta kesediaan menanggung tanggung jawab hidup. “Makna simbolik inilah yang menjadikan Mbela sebagai pendidikan karakter bagi generasi muda,” ucap Amin.
Dalam pelaksanaannya, seluruh masyarakat terlibat sebagai saksi adat, pengawas tradisi, serta penjaga nilai budaya. Keterlibatan kolektif ini memperkuat solidaritas sosial sekaligus menjaga kesinambungan warisan budaya antargenerasi masyarakat adat.
Menurutnya, generasi muda masih cukup antusias mengikuti ritual karena melihatnya sebagai identitas dan kebanggaan komunitas. Partisipasi ini menunjukkan budaya lokal tetap relevan meskipun masyarakat memasuki era digital dan perubahan sosial cepat.
Ia berharap media, pendidikan, dan komunitas terus mendokumentasikan tradisi agar tidak hilang tergerus zaman modern. “Budaya harus dirawat bersama karena di situlah identitas dan karakter masyarakat terbentuk,” ujarnya menutup wawancara bersama RRI.