M.Kusnaeni: AI Tantang Independensi Pers di Era Digital

  • 09 Feb 2026 20:05 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Jakarta – Anggota Dewan Pengawas Radio Republik Indonesia, Mohamad Kusnaeni, menilai kemajuan teknologi digital dan kecerdasan buatan (AI) menghadirkan tantangan serius terhadap independensi pers di era transformasi informasi.

Hal tersebut disampaikan Kusnaeni dalam wawancara bersama RRI Labuan Bajo, Senin, 09 Februari 2026 dalam rangka peringatan Hari Pers Nasional 2026. Wawancara tersebut bertema “Pers, AI, dan Transformasi Digital: Membangun Ekosistem Informasi untuk Kepentingan Publik.”

Menurutnya, pers saat ini berada dalam situasi turbulen akibat tekanan struktural industri media sekaligus gempuran teknologi informasi yang masif. Salah satu tantangan utama adalah dominasi algoritma platform digital dalam membentuk pola konsumsi informasi masyarakat.

“Publik hari ini tidak lagi sepenuhnya mencari berita dari media arus utama, tetapi lebih banyak didikte oleh algoritma media sosial dan platform AI,” ujarnya.

Ia menyebut, terjadi penurunan signifikan terhadap akses langsung masyarakat ke media arus utama. Sekitar 40 persen publik kini lebih memilih mengandalkan informasi yang disajikan platform digital tanpa melakukan verifikasi lanjutan ke sumber primer.

Kondisi tersebut, menurut Kusnaeni, berpotensi menggerus fungsi pers sebagai penyedia informasi yang akurat dan berimbang, sekaligus membuka ruang subur bagi disinformasi dan manipulasi fakta.

“Jika pers tidak mampu beradaptasi secara strategis, maka kepentingan publik akan dikalahkan oleh kepentingan algoritma,” katanya.

Rekomendasi Berita