Putus Rantai Penularan Campak Melalui Isolasi Mandiri Anak
- 13 Mar 2026 06:51 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Ende - Penularan virus campak yang sangat masif melalui droplet dan udara mengharuskan adanya tindakan pemisahan fisik bagi anak yang terindikasi terinfeksi. Dokter Spesialis Anak, dr. Ardanta Dat Topik Tarigan, M.Biomed, Sp.A., dalam Obrolan Kesehatan Pro1 RRI Ende menyarankan agar orang tua segera memisahkan anak sakit dari anak lainnya.
Langkah ini krusial dilakukan untuk memutus rantai penyebaran mengingat daya tular virus campak yang jauh lebih tinggi dibandingkan penyakit pernapasan lainnya. Dalam dialog pada Jumat (6/3/2026), dr. Ardanta menekankan pentingnya pemantauan nutrisi bergizi guna mendongkrak kembali daya tahan tubuh anak yang sedang menurun drastis.
Kondisi mukosa mulut yang terganggu akibat sariawan sering kali membuat anak menjadi malas minum dan berujung pada risiko dehidrasi yang sangat berbahaya. Orang tua diminta tetap memberikan asupan cairan secara intensif melalui air putih, susu, maupun ASI bagi bayi guna menjaga keseimbangan elektrolit tubuh.
Pemberian obat penurun panas seperti parasetamol dapat dilakukan setiap empat hingga enam jam sekali sesuai dosis yang disarankan oleh petugas kesehatan. Jika suhu tubuh tidak kunjung turun, orang tua sangat dianjurkan untuk segera berkonsultasi dengan dokter guna mendapatkan penanganan medis yang lebih spesifik.
Tindakan pemberian obat sebaiknya dikombinasikan dengan kompres air hangat pada area tubuh tertentu untuk membantu mempercepat proses penguapan suhu panas. Teknik kompres ini sangat efektif sebagai pertolongan pertama dalam meredakan demam tinggi yang berisiko memicu terjadinya kejang pada balita.
Dokter Ardanta juga meluruskan kebiasaan keliru masyarakat yang sering membedong atau membungkus bayi dengan pakaian tebal saat sedang mengalami demam tinggi. Membedong bayi saat panas justru akan menghambat proses penguapan alami tubuh dan berisiko membuat suhu tubuh anak semakin melonjak tidak terkendali.
Pakaian yang tipis dan nyaman justru lebih disarankan agar sirkulasi udara di permukaan kulit berjalan baik sehingga membantu menurunkan suhu tubuh secara alami. Kesalahan dalam penanganan awal di rumah sering kali menjadi penyebab kondisi fisik anak memburuk sebelum sempat dibawa ke fasilitas kesehatan.
Informasi ini menjadi edukasi penting bagi masyarakat Ende untuk tetap tenang namun responsif dalam menghadapi gejala awal campak pada anggota keluarga. Kerja sama orang tua dalam mempraktikkan langkah isolasi dan perawatan yang benar menjadi kunci utama keselamatan anak dari ancaman virus.