Wabup Susana Dorong Pelestarian Tradisi Cap Go Meh

  • 03 Mar 2026 19:06 WIB
  •  Entikong

RRI.CO.ID, Entikong – Pemerintah Kabupaten Sanggau menegaskan komitmennya memperkuat pelestarian budaya lokal melalui dukungan terhadap perayaan Cap Go Meh yang digelar warga Tionghoa di Kecamatan Kapuas. Wakil Bupati Susana Herpena menyebut, tradisi tersebut menjadi bagian dari kekayaan budaya daerah yang wajib dijaga dan dilestarikan bersama.

“Tentunya kegiatan Cap Go Meh hari ini merupakan penutupan dari rangkaian Gong Xi Fa Cai, Imlek tahun 2026, dan ini adalah salah satu budaya yang wajib kita lestarikan,” kata Wabup Susana di Sanggau, Selasa 3 Maret 2026.

Ia menilai, tradisi tahunan tersebut tidak hanya menghadirkan nilai budaya, tetapi juga memperkuat silaturahmi antarmasyarakat. Kehadiran berbagai paguyuban dan unsur Forkopimda menunjukkan kolaborasi lintas etnis yang harmonis.

“Di sini selain untuk menjalin silaturahmi, kita lihat juga pelaku usaha UMKM, dan ini kolaborasi kebudayaan yang harus tetap kita jaga dan kita lestarikan,” ujarnya.

Selain sebagai ajang kebersamaan, perayaan Cap Go Meh turut menggerakkan roda perekonomian warga. Sejumlah pelaku UMKM memanfaatkan keramaian dengan membuka lapak kuliner dan produk lokal.

“Satu sisi menjadi tempat persaudaraan, juga tentunya menjadi salah satu pendapatan ekonomi untuk meningkatkan ekonomi masyarakat,” ucapnya.

Ia pun berkomitmen mengoptimalkan pelestarian adat dan budaya sebagai bagian dari visi pembangunan jangka menengah daerah. Kegiatan serupa diharapkan terus berkelanjutan pada tahun-tahun mendatang.

“Kami berkomitmen bagaimana antara budaya dan adat tetap kami lestarikan, dan harapan saya kegiatan ini terus berlanjut untuk tahun berikutnya,” tuturnya.

Wabup Susana mengajak seluruh masyarakat menjaga persatuan serta bersama-sama mempertahankan warisan budaya sebagai kekuatan daerah. Semangat kebersamaan itu diharapkan memperkuat langkah menuju Sanggau yang maju, berkelanjutan, dan berkeadilan.

Rekomendasi Berita