Jangan Sepelekan, Liur Anjing Bisa Menularkan Penyakit

  • 06 Feb 2026 07:48 WIB
  •  Entikong

RRI.CO.ID, Entikong – Anjing dikenal sebagai hewan peliharaan yang setia dan memiliki kedekatan emosional dengan manusia. Namun di balik hubungan tersebut, terdapat potensi risiko kesehatan yang perlu diwaspadai, salah satunya dari liur anjing.

Liur anjing dapat mengandung berbagai bakteri, virus, dan parasit berbahaya. Risiko penularan meningkat jika air liur masuk ke tubuh manusia melalui luka terbuka, mulut, hidung, atau mata.

Salah satu penyakit paling berbahaya yang dapat ditularkan melalui liur anjing adalah rabies. Virus ini terdapat dalam air liur anjing terinfeksi dan dapat masuk ke tubuh manusia melalui gigitan atau jilatan pada luka.

Rabies menyerang sistem saraf dan bersifat mematikan jika tidak segera ditangani secara medis. Oleh karena itu, kewaspadaan terhadap kontak langsung dengan liur anjing menjadi hal yang sangat penting.

Selain rabies, liur anjing juga dapat mengandung bakteri berbahaya seperti Pasteurella, Salmonella, dan Capnocytophaga. Bakteri tersebut berisiko menyebabkan infeksi serius, terutama pada anak-anak, lansia, dan individu dengan daya tahan tubuh rendah.

Kebiasaan membiarkan anjing menjilat wajah atau tangan juga dapat meningkatkan risiko penularan penyakit. Bakteri dari mulut anjing dapat berpindah ke tubuh manusia dan memicu gangguan pencernaan maupun infeksi kulit.

Untuk mencegah risiko tersebut, pemilik hewan disarankan menjaga kebersihan dan kesehatan anjing secara rutin. Vaksinasi lengkap serta pemeriksaan berkala ke dokter hewan menjadi langkah pencegahan utama.

Meski anjing merupakan hewan peliharaan yang menggemaskan dan setia, kewaspadaan tetap diperlukan. Dengan menjaga kebersihan dan menerapkan pola hidup sehat, risiko penyakit dapat diminimalkan tanpa mengurangi rasa sayang terhadap hewan peliharaan.


Rekomendasi Berita