Wabup Susana Tutup Festival Mandi Daun Sabang ke-IX

  • 22 Sep 2025 20:23 WIB
  •  Entikong

KBRN, Entikong: Wakil Bupati Sanggau, Susana Herpena menutup rangkaian Festival Mandi Daun Sabang ke IX yang diselenggarakan Komunitas Budaya Sekayam (KBS) di Tribun Gelora Pangeran Gusti Ahmad Putra Negara, Desa Balai Karangan, Kecamatan Sekayam, Kabupaten Sanggau, Senin (22/9/2025). Susana Herpena mengatakan, Pemerintah Kabupaten Sanggau mendukung penuh kegiatan festival Mandi Daun Sabang yang merupakan warisan leluhur masyarakat adat Melayu di wilayah perbatasan.

“Festival Mandi Daun Sabang yang ke IX yang dilaksanakan oleh teman-teman dari budaya Melayu yang ada di Kecamatan Sekayam harus tetap berlanjut dan terus kita kembangkan. Ini merupakan warisan leluhur, di mana kegiatan ini sangat positif,” kata Susana.

Menurutnya, banyak nilai positif yang terkandung di dalam upacara tradisional ini. Salah satunya adalah ritual 'bersih diri' yang bertujuan untuk membuang nasib tidak baik.

"Di situ ada namanya bersih diri, buang dari segala yang tidak baik. Dan tentunya, sekaligus dengan acara ini tentunya adalah suatu ritual yang mendoakan juga ya, dan ini tentunya wajib kita dukung dari pemerintah daerah,” ujarnya.

Susana menekankan, pemerintah daerah berkomitmen untuk mendukung penuh kegiatan budaya seperti ini. Festival Mandi Daun Sabang tidak hanya menjadi ajang pelestarian tradisi, tetapi juga berpotensi besar untuk dikembangkan sebagai ikon budaya dan daya tarik wisata di tingkat nasional maupun internasional.

“Ini merupakan sebuah potensi budaya yang wajib kita kembangkan menjadi ikon budaya daya tarik nasional dan internasional ya, yang harus wajib kita pertahankan," ungkapnya.

Ia menambahkan, festival ini juga menjadi simbol komitmen Sanggau menuju kemajuan yang berkelanjutan dan berkeadilan melalui jalur budaya. Selain mempertahankan tradisi, acara ini turut mengintegrasikan nilai-nilai agama, khususnya Islam, dengan kearifan lokal.

"Festival ini menggabungkan nilai religi dan budaya, yang harus kita pertahankan. Mandi Daun Sabang adalah bagian dari sejarah leluhur kita, sebuah warisan yang harus diteruskan oleh generasi muda," pungkas Susana.

Rekomendasi Berita