Kunjungan Wisata Pancur Aji Turun, PAD Menyusut

  • 16 Jan 2026 15:38 WIB
  •  Entikong

RRI.CI.ID, Entikong - Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Sanggau, Libertus Toto Martono menyampaikan, jumlah kunjungan wisata ke objek Pancur Aji mengalami penurunan pada tahun 2025. Penurunan tersebut turut berdampak pada perolehan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pariwisata.

“Pada tahun 2024 jumlah kunjungan wisatawan mencapai 62.791 orang, sementara pada 2025 menurun menjadi 52.072 orang. Penurunan tersebut mencapai sekitar 17 persen dibandingkan tahun sebelumnya,” ujar Libertus Toto Martono, Jumat, 16 Januari 2026.

Menurunnya angka kunjungan wisatawan tersebut berpengaruh langsung terhadap total PAD Disporapar Kabupaten Sanggau. Data mencatat, PAD tahun 2024 sebesar Rp525.823.000, sedangkan pada 2025 turun menjadi Rp388.343.000.

“Penurunan PAD ini sejalan dengan berkurangnya aktivitas kunjungan wisata, khususnya di objek wisata Pancur Aji. Saya menilai kondisi tersebut perlu menjadi perhatian bersama untuk penguatan sektor pariwisata daerah,” katanya.

Secara khusus, PAD yang bersumber dari objek wisata Pancur Aji juga mengalami penurunan meskipun masih menjadi penyumbang terbesar PAD Disporapar. Pada 2024, PAD Pancur Aji tercatat Rp380.080.000 dan menurun menjadi Rp329.748.000 pada 2025.

“Walaupun nilainya menurun, Pancur Aji tetap menyumbang sekitar 84 persen dari total PAD Disporapar pada 2025. Kontribusi tersebut menunjukkan Pancur Aji masih menjadi objek wisata andalan Kabupaten Sanggau,” jelasnya.

Menurutnya, Disporapar Kabupaten Sanggau berkomitmen untuk terus melakukan evaluasi dan pengembangan destinasi wisata guna meningkatkan kembali kunjungan dan PAD daerah. Dikatakan, upaya pembenahan fasilitas, promosi, serta peningkatan kualitas layanan akan menjadi fokus ke depan.


Rekomendasi Berita