Jurusan Kuliner SMK Yapis Fakfak Ikuti UKK Pertama
- 28 Jan 2026 11:47 WIB
- Fak Fak
RRI.CO.ID, Fakfak - SMK Yapis Fakfak, Papua Barat, menggelar Uji Kompetensi Keahlian (UKK) perdana Jurusan Kuliner pada Selasa, 27 Januari 2026. Pelaksanaan UKK ini menjadi tonggak penting bagi pengembangan pendidikan vokasi di Kabupaten Fakfak, khususnya di bidang kuliner yang baru pertama kali diuji secara resmi di sekolah tersebut.
Jurusan Kuliner sendiri mulai diperkenalkan di SMK Yapis Fakfak sejak tahun 2023 dan pada tahun 2026 baru pertama kali mengikuti Uji Kompetensi Keahlian. UKK ini diikuti oleh satu angkatan perdana, menjadikan jurusan Kuliner SMK Yapis sebagai satu-satunya program keahlian kuliner tingkat SMK yang ada di Kabupaten Fakfak.
Ketua Jurusan Kuliner SMK Yapis Fakfak, Nurlia, mengatakan bahwa tahun 2026 merupakan momen bersejarah karena jurusan kuliner baru memiliki satu angkatan pertama yang mengikuti uji kompetensi. “Jurusan kuliner ini baru punya satu angkatan di tahun 2026 dan menjadi satu-satunya jurusan kuliner yang ada di Kabupaten Fakfak,” ujar Nurlia.
Ia menjelaskan, lahirnya jurusan kuliner tidak terlepas dari kerja sama SMK Yapis Fakfak dengan pihak Pupuk Kaltim. Melalui kerja sama tersebut, SMK Yapis menerima bantuan peralatan memasak berskala besar. “Kami mendapat bantuan berupa kompor, oven, dan alat pemanggang dalam ukuran besar dari Pupuk Kaltim, sehingga SMK Yapis terpacu untuk membuka jurusan kuliner,” jelasnya.
Menurut Nurlia, sasaran utama jurusan kuliner adalah menyiapkan chef-chef muda yang handal dan profesional, agar mampu bersaing di dunia kerja nyata. Untuk mendukung hal tersebut, SMK Yapis Fakfak juga menjalin kerja sama dengan sejumlah rumah makan besar dan hotel di Fakfak sebagai lokasi Praktik Kerja Lapangan (PKL).
“Tidak main-main, kami sudah bekerja sama dengan hotel dan rumah makan besar seperti Hotel Grand dan Rumah Makan Family untuk menjadi tempat PKL siswa-siswi jurusan kuliner,” ungkap Nurlia.
Meski demikian, ia mengakui masih terdapat sejumlah kendala, terutama keterbatasan perlengkapan memasak karena jurusan ini masih baru dan merupakan angkatan pertama.“Perlengkapan memang belum sepenuhnya lengkap, sementara guru harus menguji kompetensi dan keahlian siswa. Sekolah harus benar-benar peduli menyiapkan kebutuhan jurusan kuliner ini,” katanya.
Nurlia berharap jurusan kuliner SMK Yapis Fakfak dapat terus bertahan dan berkembang ke depannya, dengan jumlah peminat yang semakin meningkat. Ia juga berharap perhatian dari Pemerintah Kabupaten Fakfak.
“Semoga jurusan ini tetap ada dan peminatnya makin banyak. Kami berharap pemerintah bisa melirik dan membantu SMK Yapis dalam memenuhi kebutuhan jurusan yang ada,” tutupnya.