Libur Nataru, Destinasi Wisata Fakfak Diprediksi Ramai

  • 23 Des 2025 12:01 WIB
  •  Fak Fak

KBRN, Fakfak : Menjelang libur panjang Natal dan Tahun Baru (Nataru), Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Fakfak memproyeksikan adanya peningkatan kunjungan masyarakat lokal ke sejumlah destinasi wisata unggulan di daerah tersebut. Proyeksi ini seiring meningkatnya minat masyarakat untuk memanfaatkan momentum libur panjang dengan berwisata bersama keluarga.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Fakfak, Muhammad Ilham Nurdin, mengatakan pada libur Nataru tahun ini diperkirakan akan terjadi lonjakan kunjungan ke berbagai destinasi wisata. “Pada libur Nataru kali ini memang diproyeksikan akan terjadi lonjakan kunjungan ke destinasi-destinasi wisata,” ujarnya.

Ilham menjelaskan, untuk wilayah Kabupaten Fakfak, kunjungan wisatawan lokal diperkirakan akan terfokus pada kawasan pesisir. “Untuk Kabupaten Fakfak sendiri, hal ini kita proyeksikan kunjungan-kunjungan otomatis untuk wilayah pesisir,” katanya.

Ia menyebutkan, sejumlah lokasi pantai menjadi tujuan favorit masyarakat, mulai dari kawasan Tubir Seram hingga bentangan pesisir Pasir Putih sampai Wambar. Kawasan tersebut dinilai memiliki daya tarik alam yang mudah dijangkau dan cocok untuk wisata keluarga selama masa libur panjang.

Selain wisata pantai, destinasi wisata alam dan sungai juga diperkirakan tetap diminati. “Untuk destinasi alam dan sungai, Ubadari tetap jadi primadona,” ujar Ilham, menegaskan tingginya minat masyarakat terhadap wisata alam yang menawarkan suasana asri dan alami.

Tak hanya itu, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Fakfak juga mendorong masyarakat untuk mengunjungi destinasi wisata lainnya yang tak kalah menarik. “Masih banyak destinasi di antaranya Goa Jepang dan Dikokas yang siap menerima kunjungan dari para wisatawan lokal,” ungkapnya.

Menurut Ilham, kawasan Dikokas memiliki beragam destinasi wisata yang unik dan potensial untuk dikembangkan. “Dikokas juga banyak terdapat destinasi-destinasi yang sangat-sangat unik,” katanya, seraya mengajak masyarakat untuk menjelajahi potensi wisata lokal Fakfak.

Namun demikian, Ilham mengingatkan masyarakat agar tetap waspada saat berwisata, mengingat adanya peringatan cuaca ekstrem dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) selama periode Nataru. “Kami ingatkan kepada seluruh warga masyarakat atau wisatawan lokal yang akan berkunjung di destinasi tentunya harus memperhatikan cuaca dan keamanan diri,” tegasnya.

Ia juga menyampaikan sejumlah kiat keselamatan, di antaranya memantau perkembangan cuaca melalui informasi BMKG dan media resmi, memastikan kondisi cuaca sebelum berangkat, serta mengutamakan keselamatan diri dan keluarga. “Jika terjadi perubahan cuaca di lokasi destinasi, segera menghindar dan mengamankan diri, serta pastikan kondisi fisik dalam keadaan sehat sebelum berwisata,” pungkas Ilham.

Rekomendasi Berita