Disparbud Fakfak Perkuat Destinasi Wisata Berbasis Sejarah

  • 20 Jan 2026 11:35 WIB
  •  Fak Fak

RRI.CO.ID, Fakfak - Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Fakfak terus memperkuat strategi pengembangan destinasi wisata berbasis sejarah dan budaya lokal. Upaya ini dilakukan sebagai langkah konkret mendukung arah kebijakan pembangunan daerah di sektor pariwisata yang berkelanjutan.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Fakfak, Muhammad Ilham Nurdin, mengatakan pihaknya mulai melakukan penyesuaian program kerja agar sejalan dengan visi dan misi kepala daerah. “Untuk ke depan, tentunya kita akan menyesuaikan dan memaksimalkan proses target dari visi misi kepala daerah,” ujarnya.

Salah satu fokus pengembangan diarahkan ke wilayah Kokas, khususnya kawasan Teluk Berau yang memiliki potensi wisata alam dan nilai historis tinggi. Di kawasan ini, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan merencanakan penguatan konsep persona Kokas melalui kolaborasi lintas sektor.

Ilham menjelaskan, pengembangan di Kokas akan melibatkan Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK), terutama pada destinasi yang berkaitan langsung dengan situs sejarah dan budaya. Keterlibatan BPK dinilai penting untuk memastikan pengelolaan destinasi tetap memperhatikan aspek pelestarian.

Selain Kokas, penambahan fasilitas pendukung juga dilakukan di Destinasi Wisata Andamata. Penataan dilakukan pada tapak tangan atau tapuran ramuh dengan pendampingan Balai Pelestarian Kebudayaan agar tidak merusak situs purbakala.

“Balai Pelestarian Kebudayaan juga berperan dalam melindungi situs-situs yang ada, termasuk di Andamata yang masuk kategori situs purbakala,” kata Ilham. Menurutnya, pengembangan wisata harus berjalan seimbang dengan upaya menjaga nilai sejarah dan budaya.

Lebih lanjut, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan juga merencanakan pembugaran lanjutan Masjid Patimburak pada tahun 2026 berdasarkan hasil kajian teknis. “Targetnya tentu akan mempengaruhi kunjungan wisatawan dan kenyamanan wisatawan dalam berkunjung,” pungkas Ilham, seraya menegaskan bahwa Kokas dan sekitarnya merupakan kawasan bersejarah yang berkaitan dengan peninggalan Perang Dunia Kedua.

Rekomendasi Berita