Unisan Gorontalo Utara Dorong Program Kampus Berdampak
- 04 Feb 2026 12:13 WIB
- Gorontalo
RRI.CO.ID, Gorontalo – Universitas Ichsan Gorontalo Utara berkomitmen untuk mendukung program Kampus Berdampak, yang menjadi salah satu program strategis dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi RI. Program ini bertujuan untuk meningkatkan peran Perguruan Tinggi dalam mendukung pembangunan daerah dan menjawab tantangan masyarakat.
Rektor Universitas Ichsan Gorontalo Utara, Fatmah M. Ngabito, menegaskan komitmennya dalam menjalankan program Kampus Berdampak. Menurutnya program ini merupakan kelanjutan dari penerapan konsep Kampus Merdeka Belajar yang telah diterapkan sebelumnya, namun dengan fokus yang lebih spesifik pada dampak sosial dan ekonomi.
"Program Kampus Berdampak bukan hal yang baru bagi kami di Universitas Ichsan Gorontalo Utara. Sebelumnya kami sudah menjalankan program Kampus Merdeka Belajar, yang tujuannya sebenarnya sangat mirip, yaitu memberikan dampak langsung kepada masyarakat melalui pendidikan tinggi," ujar Fatmah M. Ngabito
Menurut Rektor, model implementasi Kampus Berdampak ini berfokus pada bagaimana universitas tidak hanya menjadi tempat untuk mencetak lulusan, tetapi juga dapat berperan aktif dalam menyelesaikan permasalahan yang dihadapi masyarakat sekitar. Ia mengungkapkan, salah satu aspek utama dalam implementasi program Kampus Berdampak adalah perubahan dalam kurikulum.
"Di Universitas Ichsan Gorontalo Utara, kami mengubah kurikulum dengan menambahkan mata kuliah yang berbasis Problem Solving. Jadi, tugas akhir mahasiswa dan mata kuliah tertentu difokuskan untuk menyelesaikan masalah-masalah spesifik yang ada di masyarakat," jelasnya
Dengan pendekatan ini, mahasiswa tidak hanya memperoleh pengetahuan akademis, tetapi juga dilatih untuk memecahkan masalah-masalah nyata yang ada di sekitar mereka, seperti isu-isu pertanian, kesehatan, dan pengembangan ekonomi lokal. Lebih lanjut, Rektor Fatmah menekankan pentingnya kerjasama strategis antara universitas dan pemerintah daerah. Melalui MoU (Memorandum of Understanding), universitas diharapkan dapat berperan lebih besar dalam perencanaan pembangunan daerah.
"Kami ingin kampus tidak hanya sebagai tempat belajar, tetapi juga sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam perencanaan dan pengambilan keputusan pembangunan," tambahnya
Selain itu, perguruan tinggi juga berperan dalam menyampaikan masukan terkait kebijakan yang akan diterapkan oleh pemerintah daerah, dengan berbasis riset yang relevan dengan kebutuhan lokal. Tidak hanya dengan pemerintah, universitas juga membangun kemitraan dengan dunia industri.
"Kami akan menggunakan riset yang kami miliki untuk memberikan solusi yang sesuai dengan masalah yang ada di daerah ini. Kerjasama dengan industri sangat penting agar kami dapat menyesuaikan lulusan kami dengan kebutuhan dunia kerja, sekaligus memberikan solusi nyata terhadap tantangan yang dihadapi industri di Gorontalo Utara," ujar Fatmah
"Kami berharap dengan adanya kolaborasi antara akademisi, pemerintah daerah, dan dunia usaha, pembangunan daerah dapat berjalan secara lebih berkelanjutan, dengan melibatkan masyarakat dalam setiap tahapannya," harapnya
Dalam jangka panjang, program ini diharapkan dapat menciptakan sinergi yang lebih kuat antara perguruan tinggi dan masyarakat, serta memperkuat kapasitas lokal dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan.
Melalui program ini, Universitas Ichsan Gorontalo Utara berkomitmen untuk terus berinovasi, mengembangkan riset yang relevan, serta menciptakan lulusan yang tidak hanya kompeten secara akademis, tetapi juga mampu memberikan kontribusi langsung untuk kemajuan daerah dan bangsa. (RA)