BKKBN-BI Gorontalo Luncurkan Gerakan Cegah Stunting dan Cinta Rupiah
- 12 Mar 2026 13:38 WIB
- Gorontalo
RRI.CO.ID, Gorontalo - Perwakilan BKKBN Gorontalo bersama Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Gorontalo meluncurkan program literasi Gerakan Cegah Stunting dan Cinta Uang Rupiah (Lebe Gacor). Peluncuran program ini berlangsung di aula Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Gorontalo, Selasa 10 Maret 2026.
Kegiatan tersebut juga dihadiri Wakil Gubernur Gorontalo, Idah Syahidah Rusli Habibie, Wakil Bupati Gorontalo Tonny S. Junus, serta sejumlah pimpinan OPD pegawai di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gorontalo. Program ini merupakan bentuk kolaborasi kedua lembaga dalam mendukung percepatan penurunan angka stunting sekaligus meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya menjaga dan mencintai mata uang rupiah.
Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Gorontalo, Diano Tino Tandajo mengatakan, dalam memperkuat penanganan stunting di Gorontalo, pihaknya telah menginisiasi program orang tua asuh cegah stunting. Program ini bertujuan menggerakkan kepedulian dan partisipasi berbagai pihak dalam membantu keluarga beresiko stunting.
“Mari kita terus bergandengan tangan dan bekerja sama, karena mencegah stunting bukan hanya tugas pemerintah. Ini tanggung jawab kita bersama untuk memastikan setiap anak di Gorontalo dapat tumbuh sehat, cerdas dan berkualitas,” tambah Diano.
Sementara itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Gorontalo, Bambang Setya Permana menekankan pentingnya pemahaman masyarakat terhadap ciri-ciri uang rupiah untuk mencegah peredaran uang palsu di tengah masyarakat, sekaligus memperkuat literasi pengelolaan keuangan keluarga.
“Edukasi cinta, bangga dan paham rupiah ini kami lakukan secara masif. Tahun 2025 lalu kami sudah membangun kolaborasi dengan Dinas pendidikan, Kanwil Kemenag, dan komunitas untuk memberikan edukasi CBP ini kepada siswa-siswa di tingkat SD, SMP dan SMA di provinsi Gorontalo,” tuturnya.
Pada peluncuran program tersebut, BKKBN dan Bank Indonesia Gorontalo juga menyalurkan paket bantuan nutrisi kepada 150 keluarga berisiko stunting di wilayah Kabupaten Gorontalo. Kolaborasi kedua lembaga ini diharapkan dapat memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat Gorontalo secara umum.