Synchronize Fest 2026 Tunjuk Drawmama sebagai Kolaborator Visual
- 12 Mar 2026 13:00 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta - Festival musik Synchronize Fest edisi kesebelas tahun 2026 menunjuk seniman visual Drawmama atau Marishka Soekarna sebagai kolaborator resmi festival tersebut. Penunjukan ini menjadi bagian dari upaya festival memperkuat dialog kreatif antara musik, seni visual, dan publik luas.
Pada penyelenggaraan tahun ini, pihak festival kembali menggandeng perupa sekaligus ilustrator untuk merumuskan konsep visual festival. Kolaborator diajak berdiskusi, bereksplorasi, serta menyampaikan gagasan festival sebagai bahasa visual kepada publik.
Kolaborator terpilih dikenal sebagai seniman multidisiplin yang telah lebih dari dua dekade mengeksplorasi berbagai medium visual. Ia kerap mengolah kegelisahan yang muncul dari lingkungan sekitar melalui pendekatan artistik yang reflektif.
Visual yang dihadirkan dalam karyanya menampilkan suasana dingin, janggal, namun terasa akrab dengan nuansa ironi. Gambaran tersebut sering memperlihatkan keramaian dengan tatap kosong, suasana meriah tetapi menyimpan gestur kegetiran.
Tim penyelenggara festival menilai gaya visual Marishka mampu membahasakan ketidakpastian serta kekhawatiran yang dirasakan masyarakat. Perpaduan emosi dan ironi dalam karya tersebut dianggap relevan dengan situasi sosial, ekonomi, dan politik Indonesia saat ini.
Marishka sendiri merupakan seniman visual asal Indonesia yang kini menetap serta berkarya di Belanda. Ia memiliki latar belakang pendidikan Seni Murni jurusan Seni Grafis dengan praktik lintas medium.
Dalam praktik artistiknya, ia menggunakan berbagai metode seperti gambar, lukisan, teknik cetak, karya digital, mural, video, hingga instalasi. Eksplorasi lintas medium tersebut menjadi bagian penting dari perkembangan bahasa visual dalam karyanya.
Dalam sejumlah karya, tubuh perempuan kerap dihadirkan sebagai medium narasi yang merepresentasikan ruang intim pertemuan memori dan refleksi pribadi. Pendekatan surealisme digunakannya untuk membangun simbol serta pengalaman emosional yang dapat dimaknai secara universal.
Selain berkarya visual, Marishka juga aktif di dunia musik melalui duo selektor bernama ‘Iramamama’ yang dibentuk bersama saudaranya pada 2016. Ia juga pernah terlibat dalam sejumlah pameran internasional, termasuk ‘Jakarta Biennale’ dan berbagai biennale seni di beberapa negara.