Lima Lagu Populer di Film 'EPiC: Elvis Presley In Concert'

  • 14 Mar 2026 16:00 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Jakarta - Film EPiC: Elvis Presley In Concert menjadi salah satu cara terbaik untuk melihat kembali pesona panggung dari Elvis Presley. Yaitu sosok yang sering dijuluki sebagai Raja Rock and Roll.

Lewat dokumenter ini, penonton diajak menyaksikan berbagai penampilan ikonik. Salah satunya yang menunjukkan bagaimana energi rock begitu melekat pada gaya bermusiknya.

Dari lagu klasik yang membesarkan namanya hingga aransemen baru yang lebih modern, semuanya terasa hidup dan penuh semangat. Yang membuat konser ini menarik adalah bagaimana setiap lagu terasa seperti perjalanan sejarah rock and roll itu sendiri.

Anda bisa mendengar pengaruh blues, country, hingga gospel yang berpadu dalam gaya khas Elvis. Tidak heran jika banyak lagu dalam film ini masih terasa segar dan berenergi meski berasal dari puluhan tahun lalu.

Melansir dari berbagai sumber. Berikut deretan lagu di EPiC: Elvis Presley In Concert yang Penuh Energi Rock

  • 1. That's All Right

Lagu “That's All Right” sering dianggap sebagai titik awal perjalanan besar Elvis di dunia musik. Lagu ini pertama kali direkam di Sun Records pada tahun 1954, jauh sebelum ia menjadi superstar dunia. Dalam versi live yang ditampilkan di EPiC: Elvis Presley In Concert, lagu ini dibawakan dengan tempo cepat dan penuh spontanitas, seolah Elvis ingin mengingat kembali masa awal kariernya.

Lagu ini terasa spesial karena nuansa raw dan liar yang masih terasa kuat. Kita bisa mendengar perpaduan antara R&B, country, dan rockabilly yang menjadi fondasi awal rock and roll.

Aransemen yang sederhana justru membuat energi Elvis terasa semakin menonjol. Seolah ia sedang tampil di panggung kecil dengan penonton yang sangat dekat.

Lagu ini terasa spesial karena nuansa raw dan liar yang masih terasa kuat. Kita bisa mendengar perpaduan antara R&B, country, dan rockabilly yang menjadi fondasi awal rock and roll.

Aransemen yang sederhana justru membuat energi Elvis terasa semakin menonjol. Seolah ia sedang tampil di panggung kecil dengan penonton yang sangat dekat.

  • 2. Hound Dog

Salah satu lagu paling identik dengan Elvis adalah “Hound Dog”. Yang sebenarnya pertama kali dipopulerkan oleh Big Mama Thornton pada awal 1950-an.

Ketika Elvis membawakan lagu ini, ia mengubahnya menjadi versi yang lebih cepat dan penuh semangat. Drum yang lebih kuat serta gitar listrik yang dominan membuat lagu ini terasa lebih rock.

Dalam versi live di film konser ini, “Hound Dog” menjadi salah satu momen yang langsung memanaskan suasana. Elvis tampil dengan ekspresi penuh emosi, seolah meluapkan kemarahan dan semangat sekaligus lewat suaranya.

Lagu ini juga menjadi pengingat bagi para penggemar tentang masa kejayaan rock and roll di tahun 1950-an. Sehingga lagu ini memberikan kesab tersendiri bagi para penggemarnya.

  • 3. Polk Salad Annie

Penampilan “Polk Salad Annie” memperlihatkan sisi showman Elvis yang luar biasa. Lagu yang awalnya ditulis oleh Tony Joe White ini berubah menjadi pertunjukan panggung yang sangat hidup.

Ia tidak hanya bernyanyi. Tetapi juga berinteraksi dengan penonton dan memainkan ritme lagu dengan gaya teatrikal.

  • 4. Little Sister / Get Back

Dalam konser era 1970-an, Elvis sering menggabungkan beberapa lagu menjadi medley yang menarik. Salah satu yang paling seru adalah perpaduan “Little Sister” dengan “Get Back” milik The Beatles.

Transisi antara kedua lagu ini terasa sangat mulus dan menunjukkan kecerdikan musikal Elvis. Sehingga lagu ini menjadi salah satu favorit penggemarnya.

  • 5. A Change of Reality (Do You Miss Me?)

Salah satu eksperimen menarik dalam film ini adalah lagu “A Change of Reality (Do You Miss Me?)”. Lagu ini merupakan gabungan dari “Edge of Reality” dan “Are You Lonesome Tonight”.

Lagu ini diolah ulang oleh produser Jamieson Shaw untuk menciptakan nuansa baru Hasilnya adalah lagu yang terasa emosional sekaligus intens. Di satu sisi, kita mendengar Elvis seperti meluapkan kemarahan terhadap seseorang yang menyakitinya. Namun di sisi lain, ada nada kesepian yang sangat terasa. Membuat lagu ini menjadi campuran antara rasa rindu, frustrasi, dan kerinduan akan cinta.

Rekomendasi Berita