Mengulas Spekulasi Ukuran File GTA 6 hingga Isu Kebocoran 'Source Code'
- 16 Mar 2026 06:38 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta - Komunitas pemain 'Grand Theft Auto' terus memperbincangkan, perilisan GTA 6 oleh Rockstar Games. Para pemain GTA merasa penasaran akan ukuran file instalasi hingga isu kebocoran 'source code' GTA 6.
Sejumlah rumor di media sosial menyebutkan, ukuran instalasi permainan GTA 6 bisa sangat besar. Beberapa tangkapan layar di medsos, bahkan menampilkan angka sekitar 676 gigabyte untuk permainan GTA 6.
Angka tersebut langsung memicu diskusi di kalangan penggemar game seperti dilansir dari Screen Rant. Banyak pemain khawatir ruang penyimpanan konsol tidak cukup menampung game tersebut.
| Baca juga: Segera Klaim 30++ Kode Redeem FC Mobile Ini |
Jika angka tersebut benar, kapasitas penyimpanan konsol modern bisa terpakai hampir setengahnya hanya untuk GTA 6. Terutama, terhadap konsol modern seperti PlayStation 5 dan Xbox Series X yang memiliki ruang penyimpanan terbatas.
Namun hingga saat ini, pengembang Rockstar Games belum memberikan konfirmasi resmi mengenai ukuran file GTA 6. Informasi tersebut, sampai detik ini masih dianggap spekulasi komunitas.
Bahkan, beberapa analis industri memperkirakan ukuran gim GTA 6 akan lebih realistis. Estimasi yang banyak disebutkan, yakni berada di kisaran 150 hingga 300 gigabyte.
Ukuran tersebut, dinilai masih masuk akal untuk game dunia terbuka berskala besar. Game modern dengan tekstur tinggi seperti GTA 6, biasanya membutuhkan ruang penyimpanan sangat besar.
Sebagai perbandingan, beberapa game populer juga memiliki ukuran file ratusan gigabyte. Salah satunya adalah 'Red Dead Redemption 2' yang juga dikembangkan Rockstar Games.
Selain isu ukuran file, perhatian pemain GTA juga tertuju pada klaim kebocoran kode pengembangan GTA 6. Klaim tersebut muncul setelah peretasan besar pada 2022.
Peretasan itu dikaitkan dengan seorang hacker muda bernama Arion Kurtaj. Ia disebut terlibat dalam kelompok peretas 'Lapsus$'.
Kelompok tersebut, sebelumnya dikabarkan menargetkan perusahaan teknologi besar dunia. Beberapa di antaranya termasuk NVIDIA, Microsoft, dan Uber.
Menurut sejumlah laporan, Kurtaj diduga mengakses sistem internal Rockstar Games melalui akun karyawan yang diretas. Dari sana, ia menemukan materi pengembangan GTA 6.
Jika 'source code' benar-benar bocor, dampaknya bisa besar bagi pengembang. Kode inti game dapat digunakan untuk membuat cheat atau eksploitasi keamanan.
Meski klaim tersebut ramai dibahas, belum ada konfirmasi resmi dari Rockstar Games. Informasi yang beredar saat ini masih dianggap rumor komunitas.
Sebelumnya diberitakan, perusahaan induk Take-Two Interactive menyatakan target rilis GTA 6 tetap pada 19 November 2026. CEO Strauss Zelnick mengatakan, “Tingkat keyakinan terhadap jadwal rilis kini berada pada level tertinggi," kata Zelnick beberapa waktu lalu.