Geliat Kesenian Tari dan Sanggar Tari di Purbalingga

  • 07 Mar 2026 20:50 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID.Jakarta - Geliat kesenian tari di Kabupaten Purbalingga terus menunjukkan perkembangan yang menggembirakan. Hal tersebut diungkapkan oleh Siti Rofiah, S.Pd, seorang guru tari asli Purbalingga, saat menjadi narasumber melalui sambungan telepon dalam program Apresiasi Budaya Banyumasan Pro 4 RRI Jakarta, Jumat (6/3/2026). Acara yang dipandu oleh host Dermawan Ismail dan Jori Guplak itu mengangkat tema tentang dinamika dan semangat para pelaku seni tari di daerah Banyumas Raya, khususnya Purbalingga.

Menurut Siti Rofiah, minat masyarakat terhadap seni tari tradisional di Purbalingga masih cukup tinggi. Hal ini terlihat dari semakin aktifnya berbagai sanggar tari yang menjadi ruang belajar bagi anak-anak hingga remaja. Ia menuturkan bahwa sejumlah sanggar tari di daerah tersebut secara rutin mengadakan latihan, pementasan, hingga mengikuti berbagai festival seni daerah. Kondisi ini menunjukkan bahwa kesenian tari masih memiliki tempat di hati masyarakat sebagai bagian penting dari identitas budaya lokal.

Lebih lanjut, Siti Rofiah menjelaskan bahwa sanggar-sanggar tari tidak hanya berfungsi sebagai tempat belajar gerak tari, tetapi juga sebagai ruang pembentukan karakter generasi muda. Melalui proses latihan yang disiplin, para peserta didik diajarkan nilai-nilai kebersamaan, tanggung jawab, serta kecintaan terhadap budaya daerah. Ia menilai bahwa keberadaan sanggar tari menjadi salah satu upaya nyata dalam menjaga kelestarian seni tradisi Banyumasan agar tetap hidup di tengah perkembangan zaman.

Di sisi lain, perkembangan teknologi dan media sosial juga memberikan dampak tersendiri bagi promosi kesenian tari di Purbalingga. Siti Rofiah menyebutkan bahwa banyak sanggar tari kini memanfaatkan platform digital untuk memperkenalkan karya-karya mereka kepada masyarakat luas. Dengan cara tersebut, pertunjukan tari tidak hanya dinikmati oleh masyarakat lokal, tetapi juga dapat dikenal oleh publik yang lebih luas, bahkan hingga tingkat nasional.

Melalui kesempatan tersebut, Siti Rofiah berharap agar dukungan terhadap kesenian tari di Purbalingga terus diperkuat, baik dari pemerintah, lembaga pendidikan, maupun masyarakat. Ia meyakini bahwa dengan kerja sama berbagai pihak, seni tari tradisional Banyumasan akan terus berkembang dan menjadi kebanggaan daerah. Program Apresiasi Budaya Banyumasan di Pro 4 RRI Jakarta pun dinilai menjadi salah satu wadah penting untuk memperkenalkan serta mengangkat potensi seni budaya daerah kepada khalayak yang lebih luas.



Rekomendasi Berita