Jaga Kesehatan Mental Siswa, Binus School Serpong Hadirkan Wellbeing Center

  • 06 Mar 2026 13:03 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta : Sekolah kini tidak lagi dipandang hanya sebagai tempat pembelajaran akademik, tetapi juga sebagai lingkungan yang aman dan inklusif, guna mendukung kesejahteraan emosional serta pembentukan karakter siswa.

Menjawab kebutuhan akan dukungan kesehatan mental siswa yang semakin kuat, Binus School Serpong menghadirkan "Wellbeing Center", sebuah ruang aman untuk pertumbuhan dengan dukungan profesional, juga dirancang sebagai fasilitas terstruktur dan khusus untuk mendukung perkembangan emosional, sosial dan psikologis siswa.

Fasilitas ini menyediakan lingkungan yang terjaga kerahasiaannya dan dikelola secara profesional, di mana siswa dapat mencari bimbingan, melakukan refleksi, serta memperoleh dukungan. Didukung oleh School Counselor profesional, layanan ini tidak hanya berfungsi sebagai ruang konseling, tetapi juga sebagai pusat yang mudah diakses oleh seluruh siswa kita dan mendorong siswa untuk berbicara terbuka dan merasa aman di lingkungan sekolah.

Gerald Donovan, School Director Binus School Serpong menyampaikan bahwa fasilitas ini mencerminkan komitmen sekolah untuk mengintegrasikan rasa aman secara emosional ke dalam kehidupan sekolah sehari-hari dan merupakan wujud pendidikan menyeluruh yang diusung sekolah.

“Melalui Wellbeing Center, kami ingin memastikan bahwa dukungan terhadap perkembangan emosional dan psikologis siswa diberikan secara proaktif dan profesional. Ketika siswa merasa aman, mereka akan lebih percaya diri untuk bertanya, mengeksplorasi, dan bertumbuh,” ujar Gerald dalam keterangan resminya, Jum'at, 6 Februari 2026.

Pada jenjang Secondary (SMP dan SMA), siswa menghadapi tuntutan akademik yang semakin meningkat bersamaan dengan fase penting tumbuh kembang, keseimbangan antara tantangan intelektual dan stabilitas emosional menjadi hal yang krusial. Corey Allison, Secondary Principal BINUS SCHOOL Serpong, menegaskan pentingnya keselarasan tersebut.

"Kami memiliki komitmen yang kuat dalam mendukung keseimbangan emosional siswa. Prestasi akademik dan Wellbeing harus berjalan beriringan," kata Corey Allison, Secondary Principal Binus Serpong.

Fasilitas ini menjadi fondasi bagi Wellbeing Programmer yang komprehensif dan diimplementasikan secara konsisten mulai dari jenjang Early Years hingga Secondary. Program ini dirancang untuk bertumbuh bersama siswa, memastikan bahwa perkembangan emosional dan pembentukan karakter di pupuk secara progresif di setiap tahap.

Di seluruh jenjang, program ini mengintegrasikan inisiatif preventif, upaya intervensi dini, serta layanan dukungan responsif. Tim School Counselor secara aktif melakukan observasi di kelas, sehingga memungkinkan bibir itu kekasihku episode sejak awal sekaligus membekali mereka dengan keterampilan hidup esensial seperti empati, kepercayaan diri, ketangguhan dan berani mengambil keputusan dengan tanggung jawab.

Inez Taniwangsa Coordinatoe untuk Secondary menekankan bahwa program ini tidak hanya berfokus pada penanganan isu yang bersifat sementara.

"Tujuan kami bukan hanya mendampingi siswa ketika mereka menghadapi tantangan, tetapi juga membekali mereka dengan kompetensi emosional yang esensial seperti empati, dalam diri dan strategi coping yang sehat. Nilai-nilai inilah yang kami tanamkan agar siswa dapat tumbuh menjadi individu yang lebih percaya diri dan bertanggung jawab di masa depan," ucapnya.

Rekomendasi Berita