Makanan Bergizi dan Olahraga Jadi Kunci Imunitas saat Ramadan

  • 09 Mar 2026 15:02 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta – Menjaga daya tahan tubuh selama bulan Ramadhan menjadi hal penting agar aktivitas sehari-hari tetap berjalan dengan baik. Para peneliti menekankan bahwa penerapan pola makan bergizi seimbang serta olahraga secara rutin merupakan kunci utama dalam meningkatkan dan menjaga imunitas tubuh selama menjalani ibadah puasa.

Peneliti utama HDI Propoelix, Dr. H. Harli Amir Mahmudji, Sp.PD-KEMD dalam sebuah konferensi pers dengan hasil penelitian klinis tentang suplemen Propoelix di Jakarta Pusat, pada Sabtu, 7 Maret 2026, menyampaikan pentingnya penerapan pola makan bergizi seimbang dalam upaya untuk meningkatkan kekebalan tubuh.

"Makanan bergizi itu bersifat individual, sangat tergantung kondisi tubuh masing-masing," kata Harli, sebagaimana dikutip dari Antara, pada Senin, 9 Maret 2026.

Ia mengatakan bahwa kebutuhan gizi setiap orang tidak selalu sama karena dipengaruhi oleh usia serta kondisi fisik masing-masing individu. Anak-anak, misalnya, membutuhkan asupan protein dan nutrisi lain untuk mendukung proses pertumbuhan.

Sementara itu, remaja dan orang dewasa perlu menyesuaikan asupan protein serta lemak dengan kebutuhan metabolisme tubuh, dan kelompok usia lanjut membutuhkan nutrisi yang mendukung kesehatan tulang serta menjaga massa otot. Selain pola makan, olahraga juga memiliki peran penting dalam meningkatkan Imunitas tubuh.

Harli menyarankan masyarakat untuk melakukan aktivitas fisik ringan secara rutin, seperti berjalan kaki atau jogging selama sekitar 30 menit setiap hari, setidaknya lima kali dalam seminggu. Aktivitas tersebut dinilai cukup untuk membantu menjaga kesehatan tubuh tanpa harus melakukan olahraga berat.

"Bukan olahraga berat seperti yang dilakukan atlet profesional, tapi aktivitas fisik yang konsisten dan sesuai kemampuan," ujar Harli.

Menurutnya, olahraga yang dilakukan secara konsisten dapat meningkatkan respons sel darah putih terhadap infeksi akut dan membantu menjaga keseimbangan sistem imun tubuh. Oleh karena itu, menjaga pola hidup aktif selama Ramadhan tetap penting agar tubuh tetap bugar meskipun sedang berpuasa.

Harli mengatakan, bahwa penggunaan produk suplemen kesehatan hanya berfungsi sebagai terapi pendukung atau komplementer. Ia menekankan bahwa produk suplemen seperti Propoelix dapat membantu meningkatkan kesiapan sel darah putih dalam menghadapi infeksi, tetapi tidak dapat menggantikan pola makan sehat dan gaya hidup aktif yang menjadi dasar utama dalam menjaga daya tahan tubuh.

Penelitian klinis selama 30 hari pada pekerja kantoran menunjukkan pemberian suplemen tersebut dapat meningkatkan profil sel darah putih fase akut tanpa meningkatkan peradangan. Dengan demikian, penerapan pola makan bergizi seimbang serta olahraga rutin menjadi langkah penting yang dapat dilakukan masyarakat untuk menjaga imunitas tubuh selama bulan Ramadhan. Kombinasi keduanya dinilai mampu membantu tubuh tetap sehat dan kuat dalam menjalani aktivitas sehari-hari selama berpuasa. (Kayla Maiza - Institut Bisnis & Informatika Kosgoro 1957 Jakarta)

Rekomendasi Berita