Kenali Gejala dan Penyebab Rhinitis serta Pencegahannya

  • 10 Mar 2026 21:27 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta - Kasus rhinitis akibat polusi udara memerlukan perhatian yang khusus. Masyarakat sering salah mengira rhinitis sebagai flu biasa. Walaupun penyakit ini tidak menular, namun jika tidak ditangani akan berujung pada komplikasi yang serius.

Dilansir dari laman resmi halodoc.com pada Selasa, 10 Maret 2026, rhinitis merupakan peradangan pada lapisan hidung yang mengakibatkan hidung tersumbat, pilek, bersin-bersin, gatal, hingga memproduksi lendir berlebih.

Rhinitis terbagi menjadi tiga jenis: rhinitis akibat alergi (dipicu oleh debu, serbuk sari, bulu hewan, serta jamur), rhinitis non-alergi (akibat iritasi dan infeksi virus), serta infeksius (disebabkan virus, seperti pada pilek biasa).

Faktor risiko rhinitis meliputi riwayat keluarga (keturunan), paparan asap rokok, serta keberadaan hewan peliharaan. Penderita asma akan memiliki risiko yang lebih tinggi, begitu pun dengan mereka yang mengidap penyakit sinusitis yang akan menyebabkan peradangan.

Diagnosa awal rhinitis biasanya terlihat dari lingkaran hitam serta kerutan di bawah mata, pembengkakan jaringan di dalam hidung, dan kebiasaan bernapas melalui mulut.

Gejala ringan penyakit ini mencakup hidung tersumbat, pilek, batuk, mata gatal dan berair, sakit kepala, nyeri di area wajah, serta gangguan indra penciuman, perasa, dan pendengaran.

Untuk mencegah penyakit rhinitis alergi, bersihkan secara rutin barang yang berdebu dengan kain lembap, gunakan selimut serta bantal yang berbahan sintetis, dan pastikan rumah memiliki ventilasi yang baik. Bagi orang yang memiliki hewan peliharaan, memandikan secara rutin dan hindari peliharan masuk ke dalam kamar tidur.

(Susanti Ramadhan – Mahasiswa Universitas Ibnu Chaldun Jakarta)

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita