Buah Markisa: Segar dan Kaya Manfaat bagi Kesehatan
- 13 Mar 2026 17:58 WIB
- Jakarta
RRI.CO.ID, Jakarta - Buah markisa tidak hanya menyegarkan sebagai minuman pelepas dahaga berkat rasa manis-asamnya. Buah ini juga kaya akan nutrisi dan vitamin yang baik untuk menjaga kesehatan tubuh.
Dilansir dari laman resmi halodoc.com pada Kamis, 12 Maret 2026, markisa berasal dari tanaman merambat genus Passiflora. Markisa terbagi menjadi dua jenis: markisa ungu (Passiflora edulis) yang berukuran kecil dengan rasa lebih asam, serta markisa kuning (Passiflora edulis flavicarpa) yang lebih besar dan manis.
Konsumsi markisa dapat membantu menurunkan berat badan karena kandungan lemaknya yang rendah. Kandungan seratnya yang cukup tinggi juga membuat rasa kenyang lebih lama.
Selain itu, serat markisa membantu mengeluarkan kolesterol berlebih dari pembuluh darah, sehingga mencegah pengendapan di arteri yang bisa menyumbat jantung.
Kandungan kaliumnya dapat bantu mengatur tekanan darah, melebarkan pembuluh darah, serta meningkatkan aliran darah.
Buah markisa juga cocok untuk penderita diabetes karena indeks glikemiknya yang rendah dan seratnya tinggi. Serat ini menyerap gula secara perlahan ke aliran darah, sehingga kadar gula tetap stabil.
Vitamin C dan antioksidannya membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Kandungan nutrisi di dalamnya juga dapat mengatasi gejala batuk, pilek, asma, dan flu ringan.
Kalsium, magnesium, fosfor, dan zat besi dalam markisa bermanfaat untuk kesehatan tulang dan antioksidannya dapat melawan radikal bebas yang menyebabkan kerusakan sel.
Vitamin C dan B dalam buah markisa juga menjaga kesehatan kulit, mengurangi penuaan dini, menjaga kelembapan, dan elastisitas. Vitamin C juga mencegah anemia akibat kekurangan zat besi.
Biasanya, markisa dikonsumsi secara langsung tanpa campuran. Namun, banyak yang mengkreasikan dengan mencampurkannya bersama susu dan yogurt, ada pula yang diolah menjadi smoothie, es krim, serta jeli.
Untuk memilih markisa yang berkualitas, perhatikan beratnya yang ideal, hindari kerusakan pada kulit buah, pilih yang memiliki aroma harum khas, serta kulit keriput sebagai tanda matang.
(Susanti Ramadhan – Mahasiswa Universitas Ibnu Chaldun Jakarta)