Jangan Salah Pilih, Ini Perbedaan Matcha dan Greentea

  • 03 Mar 2026 13:12 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta - Minuman berbahan dasar teh hijau semakin populer di kalangan masyarakat. Namun, masih banyak yang mengira bahwa matcha dan green tea adalah produk yang sama. Padahal, keduanya memiliki perbedaan dari segi proses produksi, rasa, hingga kandungan nutrisi.

Secara umum, matcha dan green tea sama-sama berasal dari tanaman teh yang sama, yakni Camellia sinensis. Perbedaannya terletak pada cara pengolahan dan penyajiannya.

Dilansir dari laman alodokter.com pada Selasa, 3 Maret 2026, matcha dan green tea merupakan teh asal Jepang yang sudah dinikmati sejak ribuan tahun lalu. Sekilas perbedaan matcha dan green tea terlihat dari warnanya saat diseduh. Seduhan matcha cenderung pekat dan keruh, sedangkan green tea memiliki warna yang lebih jernih.

Selain warna, terdapat beberapa perbedaan diantaranya sebagai berikut :

1. Perbedaan Proses Penanaman dan Produksi

Matcha merupakan teh hijau yang ditanam dengan metode khusus, yakni ditutup dari sinar matahari langsung beberapa minggu sebelum panen. Proses ini meningkatkan kadar klorofil sehingga menghasilkan warna hijau yang lebih cerah.

Daun teh kemudian dikeringkan dan digiling hingga menjadi bubuk halus. Saat dikonsumsi, bubuk tersebut langsung dilarutkan dalam air sehingga seluruh bagian daun ikut diminum.

Sementara itu, green tea atau teh hijau biasa tidak melalui proses peneduhan khusus seperti matcha. Daunnya dipanen, dikukus atau dipanggang untuk menghentikan proses oksidasi, lalu dikeringkan. Green tea umumnya dijual dalam bentuk daun kering atau kantong teh yang kemudian diseduh dengan air panas.

2. Perbedaan Cara Konsumsi

Perbedaan mencolok lainnya terletak pada cara mengonsumsinya. Matcha dikonsumsi dalam bentuk bubuk yang dilarutkan langsung dalam air, sehingga seluruh bagian daun teh ikut diminum. Hal ini membuat kandungan nutrisi matcha lebih tinggi karena tidak ada bagian yang terbuang.

Sebaliknya, green tea diseduh dan hanya air hasil seduhan yang diminum, sedangkan ampas daun dibuang. Karena itu, kandungan zat aktif yang masuk ke tubuh relatif lebih rendah dibandingkan matcha.

3. Perbedaan Rasa dan Aroma

Banyak yang bilang bahwa matcha kaya akan rasa tetapi aromanya seperti “rumput”. Teksturnya pun lebih kental, terutama jika dibuat menjadi matcha latte atau campuran dessert.

Green tea cenderung memiliki rasa yang lebih ringan, segar, dan tidak terlalu pekat. Aroma green tea juga lebih lembut dibandingkan matcha yang aromanya lebih intens.

4. Perbedaan Nutrisi

Karena dikonsumsi secara utuh, matcha mengandung antioksidan yang lebih tinggi, terutama katekin yang berfungsi membantu menangkal radikal bebas. Kandungan kafein dalam matcha juga lebih tinggi dibandingkan green tea biasa, sehingga dapat memberikan efek energi yang lebih tahan lama.

Green tea tetap memiliki manfaat kesehatan, seperti membantu menjaga metabolisme tubuh dan memberikan efek relaksasi. Namun, efeknya umumnya lebih ringan dibandingkan matcha.

( Trisna Mutia Tihara – Mahasiswa Universitas Ibnu Chaldun Jakarta).

Rekomendasi Berita