Rendah Lemak dan Kaya Kolagen, Ini Manfaat Kikil Untuk Kesehatan

  • 12 Mar 2026 16:04 WIB
  •  Jakarta
RRI.CO.ID, Jakarta - Kikil atau tunjang kerap dikenal sebagai makanan yang kaya kolagen. Kikil merupakan bagian jaringan ikat sapi berupa tulang rawan yang membungkus tulang maupun jari-jari kaki sapi tanpa bulu yang menempel di atasnya. Meskipun kandungan lemaknya pada kikil relatif rendah dibandingkan beberapa bagian daging sapi, konsumsi kikil tetap perlu dibatasi.

“Kikil memiliki rasa yang gurih dan mengandung gizi yang cukup tinggi, terutama protein. Protein pada kikil sebagian besar berbentuk kolagen,” kata Pakar Gizi dari Fakultas Peternakan IPB University, Dr. Astari Apriantini, dikutip diri Journal IPB University. Kamis, (12/03/2026).

Lebih lanjut Dr. Astari menjelaskan, sekitar 30 persen kandungan kolagen dapat ditemukan pada kikil hewan mamalia seperti sapi, kambing, dan kerbau. Dalam 100 gram kikil, kandungan protein dapat mencapai sekitar 96 persen, tidak mengandung karbohidrat, dan hanya sekitar empat persen lemak.

“Kalori pada kikil sekitar 146 kalori per 100 gram, sedangkan pada daging sapi berkisar antara 174 hingga 273 kalori,” jelasnya.

Selain protein, Dr Astari menuturkan, kikil juga mengandung sejumlah mineral penting seperti natrium, selenium, zat besi, kalium, dan kalsium. “Selenium berperan penting dalam menjaga fungsi sistem kekebalan tubuh, zat besi membantu mencegah anemia. Sementara kalium berperan dalam menjaga fungsi saraf, kontraksi otot, serta detak jantung yang normal. Kalsium juga penting untuk menjaga kepadatan tulang dan kesehatan gigi,” jelasnya.

Ia juga menjelaskan, bahwa kolagen sendiri diketahui memiliki berbagai manfaat bagi tubuh, antara lain membantu menjaga elastisitas kulit, memperkuat tulang dan sendi, serta mendukung kesehatan rambut dan kuku. Selain itu, kolagen juga berpotensi membantu mempercepat penyembuhan luka dan menjaga kesehatan jaringan tubuh.

Rekomendasi Berita