Kawasan Pecinan Glodok Menjelang Imlek
- 05 Feb 2026 16:14 WIB
- Jakarta
RRI.CO.ID, Jakarta – Menjelang perayaan imlek kawasan-kawasan bersejarah Tionghoa semakin semarak dengan dekorasi khas, serta tradisi yang menghidupkan suasana. Terutama Kawasan yang berada di daerah Glodok, Jakarta Barat memiliki ikonik yang punya cerita panjang dan karakter khas.
Dilansir dari Antaranews.com, Kamis, 5 Febuari 2026 Kawasan Glodok bukan hanya sekedar pusat perdagangan dan kuliner tetapi juga menyimpan sejarah panjang, ingatan kolektif, serta dinamika budaya masyarakat Tionghoa peranakan di Jakarta yang tak lekang oleh waktu. Bangunan bangunan dikawasan Glodok pun sering menjadi spot foto yang estetik dikalangan anak muda.
Setiap tahunnya, terutama saat perayaan Imlek, kawasan ini berubah menjadi lautan lampion merah dan emas. Jalan-jalannya dihiasi berbagai ornamen khas, menggambarkan semangat perayaan yang semarak dan menghidupkan tradisi yang telah berlangsung turun-temurun.
Menjelajahi kawasan Glodok kita akan menemukan Klenteng Toasebio yang berdiri sebelum 1740, dan sempat dibangun Kembali setelah mengalami kebakaran. Arsitektur bangunan Klenteng Toasebio pun menarik wisatawan untuk menikmati filosofi bangunan tua tersebut.
Adapun tradisi seduh The China di kedai Pieces of Peace di kawasan Petak Enam, yaitu seni tradisonal menyeduh Teh China yang menekankan ketelitian, kebersihan, dan penghormatan kepada tamu. Tradisi ini tidak hanya sekedar mneyeduh teh tetapi juga sarana untuk menanamkan nilai kesabaran, penghormatan, dan kesadaran dalam interaksi sosial.
Meski kini dikelilingi gedung modern, Glodok tetap memancarkan suasana tradisional. Gang-gang sempit, klenteng tua, hingga toko-toko legendaris yang menjual pakaian, elektronik, dan kuliner khas menjadikan kawasan ini hidup oleh sejarah sekaligus aktivitas ekonomi yang tak pernah sepi. (Trisna Mutia Tihara - Mahasiswa Universitas Ibnu Chaldun Jakarta)