Industri Musik Tradisi Jambi Mati Suri

  • 09 Mar 2025 22:04 WIB
  •  Jambi

KBRN, Jambi: Meski tidak sehingar-bingar tetangganya, musik tradisi di Provinsi Jambi punya industri yang cukup baik pada awalnya. Hal ini mencapai puncaknya saat peredaran cakram disc berupa video kompilasi berbagai penyanyi lokal di Jambi.

"Puncaknya itu ya sampai diawal milenium saat peredaran vcd, yang mana penjualan fisik tersebut dapat dirasakan oleh penyanyi maupun si pencipta lagu. Sehingga pada saat itu industri musik tradisi di Jambi tumbuh dan berkembang dengan baik" Ungkap Zul Fairy Zulkarnain, salah satu pegiat seni musik di kota Jambi kepada RRI, Minggu (9/3/2025).

Bang Zul, pria ini kerap disapa merupakan sosok yang tumbuh dan besar di lingkungan musik yang begitu kental. Sehingga ia juga turut terjun ke industri musik di provinsi Jambi. Menurutnya di Jambi sendiri yang paling produktif menghasilkan lagu-lagu tradisi atau daerah adalah Bungo, Merangin dan Kerinci.

"Namun belakangan memang industri musik tradisi Jambi cenderung mati suri akibat tidak bisa menyesuaikan transformasi ke era digital. Yang mana banyak kreator yang tidak tahu bagaimana cara monetisasi di platform digital" Kata pria yang kerap menjadi juri di lomba tarik suara di kota Jambi ini.

Dia berharap dengan dukungan pemerintah pusat terhadap industri musik juga ikut menular ke pemerintah daerah yang bisa memfasilitasi, memberi edukasi hingga membuat regulasi untuk memberikan dukungan pada kreator musik tradisi lokal agar bisa menjadi tuan rumah di negeri sendiri.

Rekomendasi Berita