Jembatan Merah Ikon dan Landmark di Kota Jayapura

  • 24 Feb 2026 09:06 WIB
  •  Jayapura

RRI.CO.ID, Jayapura - Jembatan Merah membentang di atas Teluk Youtefa, diresmikan Presiden Joko Widodo pada Sumpah Pemuda 28 Oktober 2019. Berlokasi di Kampung Tobati-Enggros Kota Jayapura, jembatan ini memiliki panjang 732 meter dan lebar 17,5 meter.

Jembatan Merah menjadi salah satu jembatan terpanjang dan terluas di Papua, menghubungkan pusat kota hingga perbatasan negara. Infrastruktur ini menghubungkan Kota Jayapura, Distrik Jayapura Selatan, Muara Tami, serta PLBN Skow secara langsung.

Desain modern dan warna merah terang membuat jembatan ini mencolok, megah, serta menjadi ikon Kota Jayapura. Bentuk lengkung elegan menjadikannya landmark penting, yang mudah dikenali masyarakat Kota Jayapura hingga tingkat nasional.

Melansir laman Kementerian Keuangan melalui DJKN, struktur beton bertulang sangat kuat dan andal menahan beban berat kendaraan. Struktur tersebut dirancang tahan cuaca ekstrem, menjamin keselamatan pengguna dalam berbagai kondisi lingkungan.

Jembatan ini menghubungkan Hamadi dan Holtekamp, membuka akses wilayah terpencil serta mendorong pertumbuhan ekonomi lokal berkelanjutan masyarakat setempat. Akses pendidikan dan kesehatan meningkat, jarak tempuh lebih singkat, serta konektivitas antarwilayah semakin efektif, aman, dan nyaman.

Jembatan Merah bermakna simbolis, melambangkan persatuan, kemajuan, dan harapan masa depan masyarakat Papua. Proyek bernilai Rp1,8 triliun ini dikerjakan oleh konsorsium BUMN dan memecahkan rekor MURI. Yakni dengan bentang utama baja lengkung 432 meter yang dipabrikasi di Surabaya dan diangkut utuh sejauh 3.200 kilometer.

Rekomendasi Berita