Lirik Lagu "Buka Mata Hati" - Lesti
- 11 Mar 2026 08:56 WIB
- Jember
RRI.CO.ID, Jember - Penyanyi dangdut Indonesia, Lesti Kejora, kembali menghadirkan lagu religi berjudul “Buka Mata Hati” pada Rabu, 11 Maret 2026. Lagu ini dirilis ulang dengan aransemen yang lebih segar namun tetap mempertahankan pesan spiritual yang kuat.
Lagu ini menyampaikan pesan tentang pentingnya kesadaran manusia dalam menjalani kehidupan. Lagu ini mengingatkan bahwa kehidupan dunia tidak semata-mata tentang harta dan materi.
Melalui liriknya, pendengar diajak untuk membuka mata hati dan mendengarkan petunjuk Ilahi. Pesan tersebut disampaikan sebagai pengingat agar manusia kembali mendekatkan diri kepada Tuhan.
Lagu ini juga menyinggung tentang kematian yang pasti akan datang kepada setiap manusia. Dalam kehidupan setelah dunia, yang dibawa hanyalah amal perbuatan selama hidup.
Selain itu, liriknya menekankan bahwa manusia yang mulia adalah mereka yang mampu menjaga hati. Sikap sabar dalam menghadapi cobaan juga menjadi nilai penting yang ditekankan dalam lagu ini.
Lagu ini turut mengingatkan bahwa manusia tidak luput dari kesalahan dan kekhilafan. Oleh karena itu, setiap orang diharapkan dapat menjaga hatinya agar tidak dipenuhi rasa benci.
Berikut ini merupakan lirik lagu "Buka Mata Hati" - Lesti.
Sudah sekian lama di dunia
Tak jua kau memahami
Dunia seakan hanya tentang uang dan harta
Bagaimana agar kau mengerti?
Buka mata hatimu, dengar firman Ilahi
Ingatkah kau pada kematian?
Yang kau bawa hanyalah amal selama di dunia
Manusia yang paling mulia selalu menjaga hatinya
Dia sabar menerima cobaan yang Allah berikan
Hargailah hidup ini selagi kau masih bernafas
Waktu tak akan menunggu hingga sampai kau sadar
Khilaf itu pasti 'kan datang, manusia tempatnya salah
Janganlah kau nodai hatimu dengan benci
Bagaimana agar kau mengerti
Buka mata hatimu dengar firman Ilahi
Ingatkah kau pada kematian?
Yang kau bawa hanyalah amal selama di dunia
Manusia yang paling mulia selalu menjaga hatinya
Dia sabar menerima cobaan yang Allah berikan
Hargailah hidup ini selagi kau masih bernafas
Waktu tak akan menunggu hingga sampai kau sadar
Manusia yang paling mulia hanya mencintai Tuhannya
Berharap pada manusia hanya kecewa yang kau dapat
Hanya Tuhanlah yang mampu menjamin hidup dan matimu
Bersujud dan memohon, berharaplah pada-Nya