Apa Itu Jaringan 6G dan Kapan Digunakan?

  • 05 Mar 2026 15:17 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Jember - Teknologi jaringan seluler terus berkembang dari generasi ke generasi. Setelah dunia mulai mengadopsi jaringan 5G, para peneliti dan perusahaan teknologi kini tengah mengembangkan jaringan generasi berikutnya, yaitu 6G. Teknologi ini diperkirakan akan menghadirkan kecepatan internet yang jauh lebih tinggi serta konektivitas yang lebih canggih dibanding generasi sebelumnya.

DIlansir dari www.itu.int, jaringan 6G diperkirakan mampu menghadirkan kecepatan data hingga puluhan bahkan ratusan kali lebih cepat dibanding 5G. Jika 5G dapat mencapai kecepatan hingga beberapa gigabit per detik, teknologi 6G diprediksi mampu menembus kecepatan hingga satu terabit per detik. Kecepatan ini memungkinkan berbagai layanan digital seperti realitas virtual, hologram komunikasi, hingga kendaraan otonom berjalan lebih stabil dan responsif.

Pengembangan teknologi 6G saat ini masih berada pada tahap penelitian dan uji coba di berbagai negara. Sejumlah perusahaan teknologi besar serta lembaga riset di Amerika Serikat, Korea Selatan, Jepang, China, dan negara Eropa telah mulai melakukan pengembangan standar dan infrastruktur jaringan tersebut. Beberapa negara bahkan menargetkan peluncuran komersial 6G sekitar tahun 2030.

Selain kecepatan tinggi, jaringan 6G juga dirancang untuk mendukung integrasi teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence secara lebih luas. Dengan jaringan yang sangat cepat dan latensi yang sangat rendah, berbagai perangkat pintar seperti kota cerdas, robot industri, hingga sistem kesehatan jarak jauh dapat bekerja secara lebih efisien dan real-time.

Meski demikian, para ahli menyebutkan bahwa masih banyak tantangan yang harus diselesaikan sebelum 6G benar-benar digunakan secara luas. Pengembangan spektrum frekuensi baru, pembangunan infrastruktur, serta kesiapan perangkat menjadi faktor penting yang masih terus diteliti. Namun jika berhasil diterapkan, 6G diperkirakan akan membawa revolusi baru dalam dunia komunikasi digital.

Rekomendasi Berita