Studi: Enam dari Sepuluh Perempuan Diperkirakan Alami Penyakit Jantung pada 2050
- 10 Mar 2026 07:48 WIB
- Jember
RRI.CO.ID, America: Sebuah studi terbaru memperkirakan bahwa risiko penyakit kardiovaskular pada perempuan akan meningkat tajam dalam beberapa dekade mendatang. Dilansir dari ABC News(26-02-2026), laporan ilmiah dari American Heart Association menyebutkan bahwa sekitar enam dari sepuluh perempuan di Amerika Serikat diproyeksikan akan mengalami setidaknya satu jenis penyakit kardiovaskular pada tahun 2050.
Penyakit kardiovaskular sendiri mencakup berbagai kondisi seperti penyakit jantung, stroke, gagal jantung, dan gangguan irama jantung. Menurut laporan yang dipublikasikan dalam jurnal ilmiah Circulation, peningkatan kasus ini diperkirakan dipicu oleh naiknya berbagai faktor risiko kesehatan pada perempuan.
Masih menurut laporan yang dikutip ABC News, tekanan darah tinggi diproyeksikan menjadi faktor risiko terbesar. Sekitar 59 persen perempuan diperkirakan akan mengalami hipertensi pada tahun 2050, meningkat dibandingkan sekitar 48 persen pada tahun 2020. Selain itu, lebih dari 60 persen perempuan juga diprediksi mengalami obesitas, sementara kasus diabetes dapat meningkat dari sekitar 15 persen menjadi lebih dari 25 persen.
Para peneliti juga menyoroti bahwa tren ini tidak hanya terjadi pada perempuan usia lanjut. Bahkan kelompok usia muda diperkirakan akan terdampak. Hampir sepertiga perempuan berusia 22 hingga 44 tahun diprediksi akan hidup dengan penyakit kardiovaskular dalam beberapa dekade mendatang.
Menurut pakar kesehatan yang dikutip ABC News, penyakit kardiovaskular hingga kini masih menjadi penyebab kematian nomor satu pada perempuan. Karena itu, peningkatan kesadaran terhadap faktor risiko seperti pola makan tidak sehat, kurang aktivitas fisik, serta obesitas menjadi sangat penting untuk menekan angka kasus di masa depan.
Para ahli menegaskan bahwa sebagian besar penyakit jantung sebenarnya dapat dicegah melalui perubahan gaya hidup sehat, pemeriksaan kesehatan rutin, serta pengendalian tekanan darah, gula darah, dan berat badan sejak usia muda.