Kolaborasi Kampus dan Desa,PPK Ormawa ITB Widya Gama Lumajang Survei Potensi Wisat
- 24 Feb 2026 12:42 WIB
- Jember
RRI.CO.ID, Lumajang - Sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah desa kembali diperkuat melalui kegiatan survei potensi pariwisata yang dilaksanakan Tim Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) dari Institut Teknologi dan Bisnis Widya Gama Lumajang pada Kamis (20/2/2026).
Kegiatan tersebut difokuskan pada destinasi wisata Sumber Tiyo, salah satu aset alam desa yang dinilai memiliki prospek besar untuk dikembangkan sebagai sektor unggulan ekonomi lokal.
Sumber Tiyo menawarkan panorama alam yang asri dengan suasana sejuk dan alami. Namun demikian, jumlah kunjungan wisatawan masih relatif terbatas. Minimnya pengelolaan terstruktur dan promosi yang belum optimal menjadi tantangan dalam mendorong destinasi ini agar lebih dikenal luas.
Melalui survei lapangan, tim mahasiswa melakukan pemetaan potensi secara komprehensif, meliputi kondisi fasilitas, aksesibilitas, peluang pengembangan konsep wisata berbasis edukasi, hingga strategi pemberdayaan masyarakat. Hasil pemetaan ini akan menjadi bagian dari pengusulan program pengembangan potensi desa ke tingkat nasional.
Perwakilan tim PPK Ormawa, Vellin, menyampaikan bahwa Sumber Tiyo memiliki daya tarik yang kuat dan layak dikembangkan dengan pendekatan kreatif serta manajemen yang lebih terstruktur.
“Kami melihat Sumber Tiyo memiliki potensi alam yang sangat baik. Dengan penguatan branding, promosi digital, serta penataan fasilitas yang terencana, kami optimistis wisata desa ini dapat berkembang dan dikenal lebih luas,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa keterlibatan masyarakat menjadi faktor kunci dalam menciptakan pariwisata berkelanjutan yang mampu meningkatkan kesejahteraan warga.
Sementara itu, dosen pembimbing Latifa menegaskan bahwa perguruan tinggi memiliki peran sebagai mitra strategis desa dalam menghadirkan inovasi berbasis potensi lokal.
“Kolaborasi kampus dan desa penting untuk menghadirkan solusi inovatif. Pengembangan pariwisata bukan hanya tentang destinasi, tetapi juga manajemen, promosi, dan keberlanjutan. Harapannya, Desa Tempeh Tengah dapat tumbuh menjadi desa wisata yang berdaya saing hingga tingkat nasional,” jelasnya.
Melalui kolaborasi ini, Pemerintah Desa Tempeh Tengah diharapkan mampu mengoptimalkan potensi wisata sebagai sumber pertumbuhan ekonomi baru. Sinergi antara generasi muda dan pemerintah desa menjadi langkah awal menuju transformasi wisata desa yang lebih maju, mandiri, dan kompetitif.