UNIMUDA Sorong Yudisium 24 Mahasiswa Asal Kaimana
- 09 Jan 2026 19:04 WIB
- Kaimana
KBRN, Kaimana: Universitas Pendidikan Muhammadiyah (UNIMUDA) Sorong melaksanakan yudisium bagi 24 mahasiswa angkatan XX (20) asal Kabupaten Kaimana yang mengikuti program kerja sama pendidikan antara Pemerintah Daerah Kabupaten Kaimana dan UNIMUDA Sorong. Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Serbaguna Krooy, Kabupaten Kaimana, Provinsi Papua Barat, dan berlangsung dengan khidmat serta penuh sukacita.
Yudisium ini dilaksanakan berdasarkan Surat Keputusan Rektor UNIMUDA Sorong, Dr. Rustamadji, M.Si., Nomor 013/M/I.3.AU/B/2026 tentang Yudisium Lulusan Program Sarjana Fakultas Pendidikan Bahasa, Sosial, dan Olahraga Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong.
Kegiatan yudisium bagi 24 mahasiswa kerja sama melalui Program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) tersebut diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh salah satu qoriah terbaik Kota Kaimana, yang menambah kekhidmatan suasana acara.
Dalam pembacaan Surat Keputusan Rektor UNIMUDA Sorong, pada poin pertama disebutkan bahwa mahasiswa jenjang sarjana Fakultas Pendidikan Bahasa, Sosial, dan Olahraga dinyatakan lulus karena telah menempuh seluruh tahapan studi akhir sesuai ketentuan akademik dan karenanya berhak untuk diyudisiumkan serta diberikan gelar akademik program sarjana.
Acara yudisium ini turut dihadiri oleh Bupati Kaimana, Drs. Hasan Achmad, Kepala LLDIKTI Wilayah XIV Papua, Dr. Suriel S. Mofu, S.Pd., M.Ed., TEFL., M.Phil., Rektor UNIMUDA Sorong, Dr. Rustamadji, M.Si., Dandim 1804 Kaimana, Kapolres Kaimana, serta para tamu undangan lainnya.
Puncak acara ditandai dengan pengesahan dan penetapan gelar kesarjanaan oleh LLDIKTI Wilayah XIV yang membawahi wilayah Papua, Papua Barat, Papua Selatan, Papua Barat Daya, Papua Pegunungan, dan Papua Tengah.
Melalui program kerja sama dan skema RPL ini, pemerintah daerah bersama perguruan tinggi diharapkan dapat memperluas akses pendidikan tinggi, meningkatkan kualitas sumber daya manusia lokal, serta mendorong percepatan pembangunan daerah berbasis kompetensi dan keilmuan.