Waktu Terbaik Konsumsi Vitamin di Bulan Ramadan
- 27 Feb 2026 21:59 WIB
- Kaimana
RRI.CO.ID, Kaimana - Menjaga kebugaran selama bulan Ramadan memerlukan strategi nutrisi yang tepat, termasuk dalam hal suplementasi. Karena jendela makan yang terbatas (hanya antara Magrib hingga Imsak), waktu konsumsi vitamin menjadi kunci agar penyerapannya maksimal dan tidak mengganggu kenyamanan pencernaan.
Waktu terbaik untuk mengonsumsi berbagai jenis vitamin agar tubuh tetap bugar selama berpuasa:
- Saat Berbuka Puasa (Vitamin Larut Lemak)
Vitamin tertentu membutuhkan lemak dari makanan agar dapat diserap oleh tubuh secara optimal. Waktu terbaik adalah segera setelah Anda makan hidangan berbuka yang mengandung lemak sehat (seperti santan, minyak zaitun, atau protein hewani). Jenis Vitamin yang baik untuk di konsumsi pada waktu tersebut yaitu vitamin A, D, E, dan K.
Alasan: Mengonsumsinya saat perut kosong hanya akan membuat vitamin ini terbuang tanpa terserap maksimal. Vitamin D sangat penting untuk menjaga imunitas selama puasa.
- Setelah Makan Besar (Multivitamin & Zat Besi)
Multivitamin biasanya mengandung berbagai mineral yang bisa terasa "keras" di lambung jika diminum saat perut benar-benar kosong. Waktu terbaik konsumsilah multivitamin sekitar 30 menit setelah makan besar buka puasa. Jika Anda mengonsumsi suplemen zat besi, hindari meminumnya bersamaan dengan kopi atau teh, karena kafein dan tanin dapat menghambat penyerapannya hingga 50%.
- Sebelum atau Sesudah Sahur (Vitamin B-Kompleks)
Vitamin B-kompleks (B1, B2, B6, B12) dikenal sebagai vitamin "energi" karena perannya dalam mengubah karbohidrat menjadi bahan bakar tubuh. Waktu Terbaik yang baik untuk mengkonsumsi vitamin ini yaitu Saat Sahur.
Manfaat: Membantu Anda tetap berenergi sepanjang hari dan menjaga fungsi saraf tetap prima selama beraktivitas di siang hari. Karena bersifat larut air, vitamin ini sebaiknya diminum dengan segelas air putih yang cukup.
- Malam Hari Sebelum Tidur (Magnesium & Kalsium)
Beberapa mineral memiliki efek relaksasi pada otot dan sistem saraf, sehingga lebih baik dikonsumsi menjelang istirahat malam.
Jenis Mineral: Magnesium dan Kalsium. Manfaatnya yaitu membantu kualitas tidur menjadi lebih nyenyak (deep sleep). Tidur yang berkualitas sangat penting saat puasa karena durasi tidur biasanya berkurang akibat bangun sahur.
- Vitamin C: Pagi atau Malam?
Vitamin C sangat penting untuk daya tahan tubuh, namun bersifat asam sehingga perlu perhatian khusus bagi penderita maag.
Rekomendasi: Gunakan jenis non-acidic (kalsium askorbat) jika perut Anda sensitif.
Waktu: Paling aman diminum setelah makan sahur agar efek proteksinya terasa sepanjang hari, atau setelah makan buka puasa untuk membantu pemulihan jaringan tubuh.
Pastikan Anda tetap mengonsumsi air putih minimal 8 gelas dalam kurun waktu berbuka hingga sahur. Tanpa hidrasi yang cukup, vitamin (terutama yang larut air) tidak akan bekerja secara efektif dalam metabolisme tubuh.
( Sumber Artikel : IDN Times.com )