Film 'Esok Tanpa Ibu' Ajarkan Kasih Melebihi Segalanya
- 04 Feb 2026 02:39 WIB
- Kediri
RRI.CO.ID, Kediri – Film bergenre drama keluarga ‘Esok Tanpa Ibu’ yang tayang perdana di bioskop seluruh Indonesia pada 22 Januari 2026 mengajarkan kasih ibu melebihi segalanya. Dengan durasi 107 menit, film yang dibintangi sekaligus diproduseri aktris senior Dian Sastrowardoyo ini mengusung alur cerita baru yang belum pernah ada dalam drama-drama lainnya.
Menurut Rosanita Utami (48), warga Tulungagung, Jawa Timur, yang langsung menonton ‘Esok Tanpa Ibu’ bersama suami dan kedua anaknya di hari pertama penayangan, film yang turut dibintangi oleh Ali Fikri dan aktor senior Ringgo Agus Rahman ini relevan dengan anak zaman sekarang yang lebih nyaman bercengkerama dengan gadget daripada orang tuanya.
“Penggabungan cerita drama dengan kecanggihan Artificial Intelligent (AI) di film ini mengilustrasikan bahwa kecanggihan teknologi tidak bisa menggantikan peran orang tua, terutama seorang ibu,” kata Rosa, sapaan akrab perempuan yang berprofesi sebagai akademisi di Universitas Bhinneka PGRI ini, Rabu, 4 Februari 2026.
Selain itu, Rosa angkat topi dengan ‘Esok Tanpa Ibu’ yang mengingatkan kepada masyarakat bahwa kecanggihan teknologi AI dan hubungan sosial emosional memiliki batasan tipis. “Hal ini bisa membawa dampak positif sekaligus negatif. Dampak negatifnya adalah ketika seseorang sudah bergantung sepenuhnya pada AI dan melupakan peran penting manusia sesungguhnya,” ujar Rosa, Rabu pagi.
Skenario ‘Esok Tanpa Ibu’ yang ditulis oleh Gina S. Noer ini mengisahkan rasa kehilangan seorang remaja bernama Rama (Ali Fikri) atas meninggalnya sang ibunda, Laras (Dian Sastrowardoyo). Pada saat bersamaan, Hendy (Ringgo A. Rahman), seorang Ayah sekaligus suami yang turut berduka, ia harus berjuang menyelamatkan Rama dari ketergantungan aplikasi i-BU yang dianggap sebagai pengganti ibunya.