Pengambilan Darah di PMI Kediri Terapkan FIFO

  • 08 Mar 2026 08:23 WIB
  •  Kediri

RRI.CO.ID, Kediri – Dalam teknis manajemen pengelolaan stok darah, PMI Kabupaten Kediri menerapkan First In, First Out ( FIFO). Sistem FIFO yaitu kantong darah yang pertama kali masuk dalam penyimpanan (bank darah) sesuai tanggal, akan menjadi kantong darah yang pertama kali di sistribusikan kepada pasien. Sampai saat ini stok (ketersediaan) darah di Markas PMI Kabupaten Kediri saat ini aman dengan jumlah sebanyak 671 kantong darah.

Hal itu berdasarkan dari rilis dari Unit Tranfusi Darah (UTD) PMI Kabupaten Kediri, Sabtu, 7 Maret 2026. Sesuai data stok darah di PMI Kabupaten Kediri untuk golongan A sebanyak 116 kantong, kemudian untuk darah golongan B tersedia sebanyak 233 kantong. Sedangkan golongan darah O terdapat 249 kantong dan golongan darah AB tersedia sebanyak 73 kantong.

Staf Unit Donor Darah PMI Kabupaten Kediri, Yongki Frida Efendi, dalam manajemen pengelolaan stok darah, kantong darah yang sudah dikeluarkan dari lemari penyimpanan, harus digunakan dalam waktu 4 jam. Dan bila sudah dikeluarkan melebihi 30 menit, maka tidak boleh dikembalikan lagi ke lemari penyimpanan (bank darah).

“Penyimpanan darah yang salah, dapat menyebabkan darah tidak layak digunakan untuk transfusi. Hindari suhu ekstrem, karena suhu yang terlalu panas atau dingin dapat menyebabkan pecahnya sel darah (hemolisis),” ujar Yongki.

Darah pendornor juga dilakukan manajemen inventaris yaitu darah disortir berdasarkan waktu pengambilan dan golongan darah untuk menerapkan sistem First In, First Out. Saat transportasi (Cold Chain) pengiriman darah , harus menggunakan wadah pendingin khusus dengan suhu 2-10°C untuk menjaga kualitas.

"Agar darah tidak Expired (ED) atau rusak memerlukan penyimpanan khusus yaitu di lemari pendingin (Blood Bank Refrigerator) dengan suhu stabil 2-6°C. Hal tersebut untuk mencegah penggumpalan darah dan sel darah merah dapat bertahan hingga 35-42 hari,” ucap Yongki.

Prosedur penyimpanan darah yang tepat yaitu suhu konsisten dan mastikan suhu kulkas bank darah tetap konstan antara 2°C hingga 6°C untuk mencegah kerusakan darah. ”Untuk pemisahan komponen, darah utuh dipisahkan menjadi sel darah merah, trombosit, dan plasma agar masa simpan optimal,” katanya.

Rekomendasi Berita