Stok Darah PMI Kediri Tersedia 781 Kantong
- 10 Mar 2026 08:32 WIB
- Kediri
RRI.CO.ID, Kediri - Stok (ketersediaan) darah di Markas PMI Kabupaten Kediri masih dalam kondisi aman, dengan jumlah sebanyak 781 kantong darah. Hal itu berdasarkan dari rilis data dari Unit Tranfusi Darah (UTD) PMI Kabupaten Kediri, Senin, 9 Maret 2026.
Sesuai data stok darah di PMI Kabupaten Kediri untuk golongan A sebanyak 142 kantong, kemudian untuk darah golongan B tersedia sebanyak 270 kantong. Sedangkan golongan darah O terdapat 282 kantong dan golongan darah AB tersedia sebanyak 87 kantong.
Staf Unit Donor Darah PMI Kabupaten Kediri, Yongki Frida Efendi, pasien yang membutuhkan tranfusi darah rata-rata untuk tindakan operasi dan cuci darah yang ada di Klinik maupun Rumah Sakit. “Pasien cuci darah di Kabupaten Kediri juga membutuhkan darah minimal empat kantong untuk satu orang, dalam setiap kali cuci darah,” ujarnya.
Mengenai prosedur cuci darah atau hemodialisis pada umumnya dilakukan dua hingga tiga kali dalam satu Minggu. Dengan jumlah kebutuhan darah maksimal yaitu empat kantong darah atau cairan dialisis per bulan.
“Namun, perlu dibedakan antara cuci darah hemodialisis (menggunakan mesin) dan CAPD (cuci darah perut/mandiri). Hemodialisis pasien biasanya cuci darah 2-3 kali dalam seminggu, dengan durasi 4-5 jam per sesi, CAPD memerlukan pergantian cairan (kantong) sebanyak 4 kali setiap hari,” ujarnya.
Di PMI Kabupaten kediri penyimpanan darah utuh (whole blood) pada suhu 2-6°c dengan masa simpan sekitar 35 hari tergantung jenis antikoagulan. “Sel darah merah disimpan di lemari pendingin (2-6°c) hingga 42 hari dan plasma dibekukan sampai -27°c atau lebih dingin serta disimpan hingga 1 tahun,” ucapnya.
Sedangkan trombosit ditempatkan di mesin khusus (agitator) agar tidak menggumpal, dengan masa simpan sekitar 5 hari. “Hal penting bagi pendonor yaitu jarak jeda donor 3-4 bulan agar tubuh pulih, terutama kadar sel darah merah dan hemoglobin,” kata Yongki.