Memasak di Rumah Jadi Gaya Hidup Baru
- 04 Feb 2026 07:58 WIB
- Kendari
RRI.CO.ID, Kendari - Memasak di rumah kini tak lagi sekadar rutinitas domestik, melainkan telah berkembang menjadi gaya hidup baru, terutama di kalangan keluarga muda dan generasi urban. Selain dinilai lebih hemat, kebiasaan ini juga dianggap mampu menghadirkan pola makan yang lebih sehat dan berkualitas di tengah maraknya makanan cepat saji.
Menurut dr. Maya Lestari, Sp.GK, dokter spesialis gizi klinis dari RSUD Dr. Soetomo Surabaya, memasak sendiri memberikan kontrol penuh terhadap bahan dan cara pengolahan makanan. “Dengan memasak di rumah, kita bisa membatasi penggunaan gula, garam, dan lemak berlebih. Ini sangat penting untuk mencegah penyakit tidak menular seperti diabetes dan hipertensi,” ujarnya, Rabu 4 Februari 2026.
Munculnya berbagai konten memasak di media sosial, meningkatnya kesadaran akan kesehatan, hingga pengalaman pandemi beberapa waktu lalu menjadi faktor pendorong tren ini. Banyak orang mulai menikmati proses memasak sebagai aktivitas yang menyenangkan sekaligus sarana melepas stres setelah beraktivitas seharian.
“Saya merasa lebih tenang dan puas saat memasak sendiri untuk keluarga. Selain lebih hemat, kualitas makanannya juga lebih terjaga,” kata Rina Kartika, ibu rumah tangga dan konten kreator kuliner rumahan asal Makassar. Ia mengaku mulai rutin memasak di rumah sejak dua tahun terakhir dan kini menjadikannya bagian dari keseharian.
Tren memasak di rumah menunjukkan perubahan pola hidup masyarakat ke arah yang lebih sadar kesehatan dan ekonomi. Jika dilakukan secara konsisten, kebiasaan ini tak hanya berdampak pada kualitas konsumsi, tetapi juga memperkuat ikatan keluarga serta menciptakan rutinitas positif dalam kehidupan sehari-hari.