Tips Mengolah Rebung agar Aman dan Lezat
- 31 Jan 2026 19:53 WIB
- Kendari
RRI.CO.ID, Kendari – Rebung atau tunas bambu merupakan bahan pangan yang banyak digunakan dalam masakan Asia, termasuk di Indonesia. Meski rasanya khas dan teksturnya renyah, rebung perlu diolah dengan cara yang tepat agar aman dikonsumsi dan hasil masakannya tidak pahit.
Langkah awal yang penting adalah memilih rebung yang masih segar. Rebung segar umumnya berwarna cerah, tidak berlendir, tidak berbau menyengat, serta memiliki tekstur padat saat ditekan.
Setelah dibersihkan, rebung sebaiknya dikupas hingga bagian yang benar-benar muda. Bagian luar rebung biasanya lebih keras, sehingga lebih baik dibuang agar hasil olahan lebih lembut dan mudah matang.
Tahap berikutnya adalah merebus rebung terlebih dahulu sebelum dimasak menjadi menu utama. Perebusan dapat membantu mengurangi rasa getir, menghilangkan aroma tajam, dan membuat rebung lebih aman serta nyaman dikonsumsi.
Untuk mengurangi rasa pahit, rebung bisa direbus dengan air yang cukup banyak dan diganti satu kali jika diperlukan. Setelah direbus, rebung ditiriskan lalu dibilas menggunakan air bersih sebelum masuk ke proses masak berikutnya.
Rebung juga dapat direndam setelah direbus, terutama jika rebung memiliki aroma yang masih kuat. Perendaman beberapa saat membantu menurunkan sisa rasa getir, sekaligus membuat rebung lebih siap diolah menjadi sayur santan, tumisan, atau campuran sup.
Pengolahan rebung yang tepat, termasuk perlunya perebusan awal untuk menurunkan senyawa alami tertentu, dijelaskan dalam jurnal Advances in Bamboo (2025) yang menekankan pentingnya proses pemanasan untuk meningkatkan keamanan konsumsi tunas bambu serta memperbaiki kualitas rasa.
Setelah melalui tahap dasar tersebut, rebung dapat diolah menjadi berbagai menu sesuai selera keluarga. Dengan pemilihan bahan yang segar dan teknik pengolahan yang benar, rebung bisa menjadi sajian sehat yang lezat serta tetap aman dikonsumsi.