MPR Wanti-Wanti Siswa Sekolah di Indonesia Alami Masalah Mental
- 11 Mar 2026 08:10 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta - Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat mewanti-wanti, para siswa sekolah di Indonesia mengalami masalah mental. Politikus NasDem ini meminta, pemerintah melalui Kemenkes RI meningkatkan upaya deteksi dini masalah kesehatan mental pada siswa.
Lestari menegaskan, deteksi dini tersebut sebagai upaya mengatasi ancaman gangguan kesehatan jiwa terhadap generasi penerus bangsa. "Langkah mengatasi secara menyeluruh ancaman kesehatan jiwa siswa di sekolah harus mendapat dukungan bersama," kata Lestari dalam keterangan persnya, di Jakarta, Rabu, 11 Maret 2026.
Lestari juga menilai, pentingnya pembekalan meningkatkan kemampuan para guru dalam melakukan skrining kesehatan mental siswa. Hal tersebut, menurutnya harus segera direalisasikan pemerintah.
"(Hasil survei Kemenkes) 34,9 persen remaja usia 10-17 tahun berisiko mengalami masalah mental. Namun dari jumlah tersebut, hanya 2,6 persen yang mendapatkan penanganan professional," ucap Lestari.
Menurutnya, guru yang kesehariannya berinteraksi dengan para siswa merupakan garda terdepan dalam menjaring permasalahan kesehatan mental. Lalu, ia pun mengingatkan, penting para orang tua memiliki kemampuan deteksi dini kesehatan mental peserta didik.
"Peran para orang tua yang berinteraksi dengan putera puterinya di keluarga juga penting. Dalam melakukan skrining kesehatan jiwa anak-anaknya," ujar Lestari.
Diketahui, berdasarkan survei Kemenkes awal tahun 2026, tercatat sekitar 5 persen anak dan remaja Indonesia mengalami gejala gangguan jiwa. Generasi muda Indonesia itu banyak yang mengalami depresi dan kecemasan.
Menkes Budi Gunadi Sadikin pada Senin, 9 Maret 2026, menegaskan pihaknya menjalin kerja sama dengan Kemendikdasmen. Kerja sama tersebut, guna melakukan skrining atau deteksi dini masalah kesehatan mental pada siswa di sekolah.
Langkah itu direalisasikan dengan membekali kemampuan para guru. Yakni, agar mampu mengenali tanda-tanda awal gangguan kesehatan mental pada siswa.