Mencatat Titik Krusial Sampah di Kabupaten Rote Ndao

  • 09 Mar 2026 08:21 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Rote Ndao - Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup Kabupaten Rote Ndao mencatat tiga titik penumpukan sampah di Kota Baa. Lokasi itu berada di depan kantor Camat Lobalain, kantor Kemenag Rote Ndao dan Kalapa 1 Kelurahan Metina.

Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup Kabupaten Rote Ndao, Leksy N. Foeh dalam dialog Pro 1 RRI Rote, Jumat 6 Maret 2026,mengatakan sampah sering berserakan di lokasi tersebut. “Yang pertama depan kantor camat, terus di depan Kemenag, dan yang berikut ada di Kalapa 1,” ujarnya.

Menurutnya, perilaku warga masih menjadi penyebab utama sampah menumpuk. Sebagian warga membuang sampah dari motor maupun mobil.

“Karena mereka dengan motor langsung dibuang saja begitu atau dengan mobil dibuang saja begitu,” katanya. Ia menilai kebiasaan itu perlu diubah bersama.

Selain itu, sampah di Tempat Penampungan Sementara (TPS) sering diacak hewan. Kondisi tersebut membuat sampah kembali berserakan.

Pemulung juga disebut ikut memengaruhi kondisi kebersihan TPS. Sampah yang diambil dari kontainer sering tidak dimasukkan kembali.

Leksy mengatakan petugas sudah memberi teguran secara persuasif. Namun pengawasan sulit dilakukan karena aktivitas itu terjadi malam hari.

Ia juga menyebut masih ada pengendara yang membuang botol minuman di jalan. Petugas bahkan pernah meminta pelaku mengambil kembali sampahnya.

“Sampah adalah musuh kita bersama,” ucapnya. Ia mengajak masyarakat mendukung pengelolaan sampah bersama pemerintah.

Rekomendasi Berita